Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dijadwalkan melakukan silaturahmi dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Sabtu (8/10/2022) besok.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membenarkan agenda silaturahmi pertemuan tersebut.
"Betul," kata Hasto dikonfirmasi wartawan, Jumat (7/10/2022).
Hasto membenarkan pertemuan Puan dan Airlangga akan dilakukan pada Sabtu pagi di kawasan Monumen Nasional atau Monas, Jakarta Pusat. Tetapi Hasto tidak menjawab apakah ada kegiatan olahraga, semisal gowes sepeda bareng antara Puan dan Airlangga.
"Jam 8.00 ya," kata Hasto.
Sebelumnya, PDI Perjuangan memastikan bahwa safari politik Ketua DPP PDIP Puan Maharani kepada para ketua umum parta akan terus berlanjut. Terdekat, Puan dijadwalkan bertemu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Pertemuan dengan Airlangga akan dilakukan menyusul pertemuan-pertemuan Puan dengan ketum lainnya. Diketahui, Puan sudah lebih dulu bertemu Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
"Ke depan juga akan ketemu Pak Airlangga," kata Wasekjen PDIP Utut Adianto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta dikutip Selasa (4/10/2022).
Baca Juga: Puan Maharani : Ketahanan Pangan Kunci Antisipasi Resesi Global 2023
Sementara itu, Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung memastikan pertemuan Puan dan Airlangga dilaksanakan akhir pekan ini, setelah sebelumnya beberapa kali pertemuan batal dilakukan.
"Rencana sih tanggal 8 Oktober ini," kata Doli.
Doli mengatakan akan banyak pembahasan dalam silaturahmi kebangsaan, semisal membicarakan situasi kebangsaan saat ini. Ia berujar di tengah situasi sekarang memang membutuhkan soliditas kebersamaan antarelite, terutama pimpinan partai politik.
"Apalagi kan rencana bertemu dengan Bu Puan sudah lama, sudah tertunda dua kali. Jadi meneruskan apa yang sudah pernah direncanakan," kata Doli.
Berita Terkait
-
Komitmen Atasi Persoalan Global, Ketua DPR RI Puan Maharani Tutup Perhelatan P20 Summit
-
P20 Wujud Gotong Royong Parlemen Pulihkan Kesejahteraan Dunia
-
Ketua DPR: Setiap Negara Harus Memiliki Parlemen yang Kuat
-
Puan Maharani : Ketahanan Pangan Kunci Antisipasi Resesi Global 2023
-
Puan: Jangan Ada Satu Negara yang Merasa Kuat Sendiri Hadapi Krisis
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran