Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menyelesaikan masa jabatannya pada Sabtu (16/10/2022) mendatang. Namun karier politik Anies tentu belum berakhir setelah Partai Nasional Demokrat mendeklarasikan dirinya menjadi calon presiden 2024.
Penetapan ini tentu menimbulkan pro dan kontra. Salah satu pihak yang setuju misalnya warga Setu Babakan, Jakarta Selatan yang bahkan terang-terangan menyoraki Anies sebagai presiden.
Peristiwa ini tampak ketika sang gubernur menghadiri acara Karang Taruna di Bulan Bakti ke-62 di Setu Babakan pada Minggu (9/10/2022).
Pada kesempatan itu Anies terlihat tersenyum ramah kepada semua hadirin seiring dengan langkahnya menuju podium untuk memberi sambutan.
Saat itulah terdengar sorakan "Presiden" yang disampaikan secara konsisten oleh peserta acara. Bahkan sorakan tidak surut saat Anies sudah sampai di podium dan siap memberikan sambutan.
"Presiden! Presiden! Presiden!" seru para peserta berkali-kali, dikutip Suara.com dari tayangan di kanal YouTube KOMPASTV, Senin (10/10/2022).
Reaksi Anies jelas menjadi pertanyaan besar yang langsung ditanyakan awak media seusai agenda. Dengan ekspresi penuh senyum, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengaku biasa saja meski diteriaki presiden.
"Pak Anies, diteriaki presiden, gimana tanggapannya?"
"Ya, biasa saja, haha..." ucap Anies yang kemudian segera mengakhiri sesi tanya jawab dan berlalu dari tempat acara.
Baca Juga: Anies Diusung Jadi Capres 2024, Bambang Pacul: Saya Jamin Kalah di Jateng
Anies Didukung Jadi Presiden oleh Jaringan Rakyat Miskin
Dukungan akar rumput untuk majunya Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 bukan hanya datang dari peserta acara karang taruna. Sebab dukungan semacam ini juga terang-teragnan disampaikan oleh Jaringan Rakyat Miskin (JRM) Kota Jakarta.
"Presiden! Pak Anies lanjut lagi jadi Presiden!" seru sejumlah warga yang hadir di acara silaturahmi JRM Kota Jakarta bersama Gubernur dan Wakil Gubernur di pelataran Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (9/10/2022).
Dukungan untuknya menjadi capres ini disambut positif oleh Anies. Ia menilai dukungan seperti ini adalah amanah yang akan terus dijaga selepasnya lengser dari kursi DKI 1.
"Saya lihatnya ini amanah perpisahan yang lagi-lagi harus dijaga. Seperti juga ketika kita menandatangani sebuah pekerjaan politik dalam sebuah kontrak. Saya sampaikan kontrak ini harus dijaga," tegas Anies.
Anies juga tidak ingin terlalu membahas soal motivasinya berkenan menerima pinangan menjadi capres. Ia hanya menyerap aspirasi publik dan menganggap dukungan mereka sebagai sebuah amanah.
Berita Terkait
-
'Nyanyian' Kontroversial Dokter Tifa, Terbaru Analisis Hidung Bibir Jokowi Beda
-
Koalisi Terancam Batal, Golkar Tolak Kode Puan Maharani: Kami Inginnya Airlangga Hartarto Jadi Capres
-
Angkat Kaki Usai Surya Paloh Umumkan Anies Baswedan di 2024, Ni Luh Djelantik Singgung Keselamatan Umat Hindu Bali Terancam
-
Anies Baswedan Pamit: Tugas Di Pemprov DKI Usai, Tapi Tidak Untuk Jakarta Dan Indonesia
-
Jawaban Tak Terduga Anies Tanggapi Isu KPK Hendak Jegal Dirinya Maju Jadi Capres
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara