Suara.com - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menghadiri rapat koordinasi dengan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).
Dalam rapat tersebut, CEO APPI Hardika Aji, meminta Polri tidak lagi mengerahkan kendaraan taktis (rantis) polisi dalam pertandingan sepakbola.
"Jangan terus menerus selalu menggunakan rantis untuk ke depan," kata Aji kepada wartawan di kantor Kemenkopolhukam, Senin (10/10/2022).
Baginya, penggunaan rantis dalam pertandingan sepakbola bukanlah solusi mengatasi kerumunan yang ricuh. Dia meminta seluruh pihak duduk bersama untuk membahas standar operasional prosedur (SOP) untuk pengamanan pertandingan sepakbola.
"Tidak selamanya rantis menjadi andalan saat adanya liga klasik. Jadi perlu duduk bareng dari semua pihak," jelas dia.
Sementara itu, Presiden APPI Andritany menyebut 131 korban tewas dalam Tragedi Kanjuruhan merupakan pahlawan dalam dunia sepakbola. Dia berharap ada perbaikan dalam kancah sepakbola Tanah Air untuk ke depannya.
"Ini tentu bukan yang bagus, tapi jangan pernah kita siakan itu, mereka adalah pahlawan sepakbola dan jangan 131 itu menjadi sia-sia," kata dia.
Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) juga mengikuti rapat koordinasi dengan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan di gedung Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukan) hari ini.
Dalam kesempatan itu, Komisioner Kompolnas Benny Mamoto menuturkan pihaknya menyerahkan sejumlah temuan mengenai Tragedi Kanjuruhan. Sebagai informasi, Kompolnas juga ikut menerjunkan tim ke Malang, Jawa Timur, guna mandalami tragedi tersebut.
"Untuk memberikan masukan hasil temuan selama tim turun ke Malang. Kemudian selama mengumpulkan data dan informasi dan semua sudah kami sampaikan," kata Benny kepada wartawan di Polhukam, Senin (10/10/2022).
Namun demikian, Benny tidak memaparkan secara detail temuan yang dimaksud. Benny enggan ditanya lebih detail terkait rapat koordinasi dengan TGIPF.
"Saya rasa sudah saya sampaikan semua baik tim yang turun ke malang maunpun hasil kami koordinasi dengan jajaran Polda Jatim. Belum bisa menyimpulkan dalam proses semua masih dalam proses," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Ngeri! TGIPF Bongkar Rekaman CCTV Pintu 13 di Kanjuruhan: Orang Berebut Keluar, Tertumpuk dan Meregang Nyawa
-
Kompolnas Serahkan Hasil Investigasi TGIPF soal Tragedi Kanjuruhan ke Kantor Mahfud MD, Apa Temuannya?
-
10 Hari Usai Tragedi Kanjuruhan, Sejumlah Korban Masih Sesak Dan Luka Akibat Gas Air Mata
-
TGIPF: Stadion Kanjuruhan Perlu Diperbaiki Agar Sesuai Standar Keamanan
-
Temui Aremania, TGIPF Kantongi Barang Bukti dan Informasi Penting Terkait Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kim Soo Hyun Comeback TV, Jadi Special Guest dalam Acara Mahakarya RCTI 37
-
Membongkar Pesan Posesif dan Self Love di Balik Judul Nyeleneh MMG Naykilla
-
Harga Vape Lebih Murah dari Rokok Konvensional, Remaja Jadi Kelompok Rentan
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Pidie Aceh, 7 Tewas
-
Emisi Metana TPA AS Disebut Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan, Apa Penyebabnya?
-
DKI Kembangkan Pusat Olah Organik Ciangir untuk Perkuat Ketahanan Pangan, Seberapa Efektif?
-
Kebakaran Hebat di Pondok Kelapa, Pabrik Bingkai hingga 9 Kontrakan Ludes
-
'Kata Siapa Sudah Merdeka?' Ucapan Tukang Cukur Bogor Bikin Heboh Jelang HUT RI
-
Generasi Muda dan Kemerdekaan Ekonomi: Ketika Lapangan Kerja Jadi Tantangan