Suara.com - Petisi Iwan Bule mundur dari jabatannya sebagai Ketum PSSI nyatanya ikut ditanda tangani oleh presenter Najwa Shihab.
Najwa Shihab bahkan secara blak-blakan menunjukkan momen saat membuka petis tersebut.
Momen itu ditunjukkannya dalam video kanal YouTubenya 'Najwa Shihab' yang tayang pada Rabu (12/10/2022).
"Ya aku tanda tangan petisi," ujar Najwa Shihab ke depan kamera dikutip Suara.com dari YouTube.
Wanita yang akrab disapa dengan sebutan Mbak Nana itu pun lalu memencet tanda tangan petisi dan lanjut menyetujui step selanjutnya.
Najwa mengakui bahwa reaksi publik yang mendesak Iwan Bule mundur adalah hal yang wajar.
Pasalnya, publik memang menginginkan bentuk pertanggungjawaban dari melayangnya ratusan nyawa dalam tragedi Kanjuruhan.
"Menurutku wajar ada tuntutan itu, karena ya itu kita mau lihat nih mana bentuk pertanggungjawaban itu. Bukannya malah kemudian lepas tangan dan menganggap itu bukan urusan kita," tutur Najwa.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Iwan Bule pun enggan mundur karena merasa bukan urusan mereka.
Baca Juga: Akhirnya Iwan Bule Diperiksa, Komnas HAM Dalami 'Tersangka' Tragedi Kanjuruhan
Respons dan sikap Iwan Bule itu pun dipertanyakan Najwa sampai membuatnya heran.
"Kenapa ya kira-kira orang nggak mau mundur? Kenapa ya?" kata Najwa.
Sementara itu, Jovial da Lopez yang berdialog bersama Najwa menyampaikan bahwa ketidakmunduran Iwan Bule itu justru akan memberatkannya sebagai Ketum PSSI.
Petisi mengenai Iwan Bule yang diminta mundur itu dikabarkan ada dua petisi dalam laman change.org.
Kedua petisi itu telah ditanda tangani oleh belasan orang dan hingga kini publik masih mendesak mundurnya Iwan Bule dari Ketum PSSI.
Berita Terkait
-
Akhirnya Iwan Bule Diperiksa, Komnas HAM Dalami 'Tersangka' Tragedi Kanjuruhan
-
Ramai Konten Oknum Polisi Tangguh Bertahan dari Gas Air Mata hingga 'Colek' Najwa Shihab, Kini Banjir Kecaman
-
Paspor Terbitan Terbaru Disertai Kolom Tanda Tangan, Ini Penjelasan Kemenkumham RI
-
5 Fakta Shin Tae Yong Ancam Mundur dari Timnas Indonesia
-
Najwa Shihab Nilai PSSI Coba Lepas Tangan soal Tragedi Kanjuruhan: Putus Urat Malu, Miskinnya Empati
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
Terkini
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?
-
Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex
-
Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose
-
Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku
-
15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak
-
Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos
-
Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi