Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera menyatakan bahwa belum ada nama yang disepakati untuk menjadi calon wakil presiden di dalam penjajakan koalisi NasDem, PKS dan Demokrat. Hal iti disampaikan menanggapi kabar bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah disepakati menjadi bakal cawapres.
"Belum," kata Juru Bicara PKS Muhammad Kholid kepada wartawan, Rabu (19/10/2022).
Sementara itu, diketahui untuk calon presiden sebelumnya telah diusung NasDem, yakni Anies Baswedan.
Kholid menegaskan bahwa penjajakan koalisi belum membahas perihal cawapres. Masih ada sejumlah hal lain yang menjadi fokus pembahasan.
"(Cawapres) masih jauh, kan masih dibahas bersama-sama," kata Kholid.
Meski begitu, diakui Kholid bahwa pemilihan cawapres menjadi salah satu pertimbangan yang membuat penjajakan koalisi belum juga dideklarasikan.
"Salah satu saja," kata Kholid.
Diberitakan sebelumnya, koalisi NasDem, PKS, dan Demokrat belum juga dideklarasikan kendari sudah mencapai penjajakan 90 persen. Menanggapi itu Juru Bicara PKS Muhammad Kholid memaparkan sejumlah hal yang membuat deklarasi belum bisa disegerakan.
Ada empat hal penting yang menjadi poin pembahasan, sebelum akhirnya koalisi NasDem, PKS, dan Demokrat benar-benar direalisasikan. Poin pertama ialah menyangkut pilihan calon presiden dan calon wakil presiden.
Baca Juga: PKS Usulkan Cawapres Alternatif untuk Anies Baswedan: Ahmad Heryawan Mantan Gubernur Jabar
"Pertama, paslon capres cawapres yang ideal," kata Kholid kepada wartawan, Selasa (18/10/2022).
Poin kedua adalah menyamakan platform perjuangan ketiga partai. Penjajakn juga masih membahas terkait desain pemerintahan ke depan. Pembahasan itu menjadi poin ketiga.
Terakhir, yang menjadi poin keempat ialah menyusun strategi pemenangan menghadapi Pilpres 2024 apabila koalisi ini benar-benar terbentuk.
"Keempat, strategi pemenangan," kata Kholid.
Sebelumnya, Ketua DPP PKS Bidang Polhukam Al Muzzammil Yusuf mengatakan bahwa penjajakan koalisi tiga partai tersebut memang semakin menguat. Terbaru, tiga petinggi partai itu bahkan duduk bareng satu meja dengan Anies Baswedan dalam kesempatan yang sama, Minggu malam.
Anies diketahui merupakan figur yang diusung menjadi bakal calon presidne oleh NasDem.
Tag
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Pasang 3 Kriteria untuk Calon Pasangan di Pilpres, Sesuai dengan Sosok AHY?
-
Nasdem Ingin Cawapres Anies Baswedan Bukan Kader Partai, Ketum Demokrat AHY Bakal Gigit Jari?
-
Partai Nasdem Ingin Cawapres Anies Baswedan Tokoh Non Parpol, Sinyal untuk Andika Perkasa?
-
Pesan Menohok Demokrat Kepada Pj Gubernur DKI Jakarta: Jangan Banyak Tingkah, Kerja Saja yang Benar!
-
PKS Tak Salah Pilih Anies Baswedan, Eks Wakil Wali Kota Bekasi: Wajah Ibu Kota Berubah Drastis
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal