Suara.com - Polisiti kawakan Ruhut Sitompul berikan sindiran menohok kepada penggunggat ijazah palsu Presiden Joko Widodo, Bambang Tri Mulyanto.
Melalui akun Twitter-nya @ruhutsitompul, ia mengungkapkan jika tindakan dari penulis buku Jokowi Undercover ini merupakan sebuah tuduhan tanpa bukti alias fitnah.
Menurut Ruhut, usai kejadian ini justru menjadikan rasa cinta masyarakat Indonesia kepada Jokowi semakin besar.
"Ini namanya kegoblokan kok dipelihara, malu dong tong kosong cempreng bunyinya. Kalau jadi kadrun ya begini jadi sama gobloknya," tulis Ruhut melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu (19/10/22).
"Pak Joko Widodo Presiden RI kok difitnah yang ada rakyat Indonesia makin mencintai Pak Jokowi," imbuhnya.
Dalam cuitannya, Ruhut juga mengunggah klip video berisi situasi dalam persidangan kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Sidang ini digelar pada Selasa (18/10/22) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Pada video unggahan tersebut, tampak seorang pria yang sedang mengeluarkan uneg-unegnya yang menginginkan Jokowi datang ke persidangan untuk menuntaskan kasus ini.
Respons Warganet
Cuitan dari mantan anggota DPR ini tentu saja menjadi sorotan dari warganet. Warganet justru mengklaim jika tindakan Ruhut hanya untuk menjilat agar mendapatkan jabatan.
"Opung belum kebagian jatah menteri ya makanya jilat terus. Oh iya pung, nanti kalau Pak Jokowi lengser jangan pindah-pindah partai terus ya pung. Malu nanti," kata warganet.
"Ruhut Sitompul, lo marah-marah mulu sih. Nggak bakal jadi menteri kalik," imbuh warganet lagi.
"Cie, mulai deh menjilatnya," komentar warganet lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Terungkap di Sidang Gugatan Ijazah Palsu, Jokowi Pernah Titip 3 Pesan Ini ke Teman Sekolah Sebelum Dilantik
-
Hadir di Sidang Gugatan Ijazah Palsu, Pria Ngaku Teman SMA Presiden: Ijazah Pak Jokowi Sama dengan Saya
-
Tudingan Ijazah Palsu Presiden Jokowi, Ruhut Sitompul Kasih Komentar Pedas: Dasar Kadrun!
-
Jokowi Bakal Robohkan Stadion Kanjuruhan, Dapat Kritik Menohok Pengamat Coba Gelar Tenda di Malang, Kayak Pas di IKN
-
Kasus Ijazah Palsu Presiden Jokowi "Bukankah Bisa di Wakilkan ?"
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing