Suara.com - Liz Truss resmi mengumumkan dirinya mengundurkan diri dari jabatan Perdana Menteri Inggris. Truss mengambil langkah drastis tersebut lantaran dirinya tak mampu membendung krisis ekonomi yang kini mendera Inggris.
"Saya tidak dapat menyampaikan mandat yang saya pilih oleh Partai Konservatif," ucap Truss dalam pidatonya di depan kantor PM Inggris, Downing Street pada hari Kamis (20/10/2022).
Usai mengundurkan diri, Truss menjadi salah satu pemimpin dunia dengan jabatan tersingkat. Ia hanya menjabat selama satu setengah bulan lebih tepatnya selama 45 hari.
Selain Truss, ternyata ada beberapa pemimpin dunia di negara lainnya yang memiliki jabatan seumur jagung. Berikut daftar pemimpin dunia dengan jabatan tersingkat.
Presiden Amerika Serikat William Henry Harrison - 32 hari
Eks perwira militer Amerika Serikat William Henry Harrison merupakan presiden Negara Paman Sam dengan jabatan tersingkat.
Harrison meninggal dunia di tengah masa jabatannya pada 4 April 1841 dan menjabat selama 32 hari.
Perdana Menteri Australia Frank Forde - 8 hari
Frank Forde dipilih menjadi perdana menteri Australia menggantikan John Curtis yang wafat di tengah masa jabatannya pada 5 Juli 1945.
Baca Juga: Jadi PM Inggris 45 Hari Lalu Resign, Liz Truss Dapat Tunjangan Rp 2 Miliar Per Tahun Seumur Hidup
Sehari setelah Curtis meninggal, Forde didapuk untuk menggantikan kursi kosong perdana menteri. Tetapi, jabatan Forde hanya berlangsung delapan hari lantaran dirinya sekadar pengganti Curtis sebelum pemilu selanjutnya digelar.
Presiden Kenya Hezekiah Rabala Ochuka - 6 jam
Hezekiah Rabala Ochuka berhasil mengkudeta presiden Kenya yang sedang menjabat dan merebut jabatannya. Melalui kudeta berdarah tersebut, Ochuka akhirnya menjadi presiden.
Ochuka hanya berkesempatan menikmati jabatan barunya tersebut dalam selang waktu delapan jam. Sebab, ia ditangkap dan diadili atas kudeta yang ia mulai. Ia dihukum gantung bersama bawahannya yang terlibat
Presiden Brazil Carlos Luz - 3 hari
Carloz Luz menjabat presiden Brazil antara 8-11 November 1955. Luz diberhentikan atas perintah Menteri Pertahanan lantaran ia dikhawatirkan akan melakukan sebuah manuever politik yang berbahaya.
Berita Terkait
-
Segudang Krisis yang Menghantam Inggris hingga Dorong PM Liz Truss Memutuskan Mundur
-
Jadi PM Inggris 45 Hari Lalu Resign, Liz Truss Dapat Tunjangan Rp 2 Miliar Per Tahun Seumur Hidup
-
Reaksi Dunia Atas Mundurnya PM Liz Truss, Kata-kata Rusia Terkejam
-
Pidato Lengkap PM Inggris Liz Truss Resign: Sentil Perang Ilegal Putin
-
Timeline Jejak PM Inggris Liz Truss: Maju Saat Krisis, Mundur Saat Kacau
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?