Zulfan Lindan Soal Antitesa
Zulfan Lundan akhirnya buka suara soal maksud ungkapan bahwa Anies adalah antitesis dari Jokowi. Menurutnya, perbedaan antara Anies dan Jokowi menurut Zulfan terlihat dari cara kerja keduanya yang kontras.
"Jadi sebenarnya kalau saya bilang antitesa itu kan jelas sekali, bahwa cara kerja Jokowi itu kerja yang sangat berpikirnya tdak terlalu rumit langsung dia program kerja," ungkap Zulfan Lindan.
Berbeda dengan Jokowi, Anies bekerja dengan memikirkan konseptualisasi sehingga pekerjaannya berada di ranah konsep.
"Jadi kerjanya [Anies] itu lebih banyak kontek konseptualisasi ke kebijakan lalu program jalan, artinya pak jokowi lebih cepat anies itu bukannya tidak kerja, ya kerja tapi lebih lambat," tambahnya.
Lebih lanjut Zulfan Lindan menyebutkan perbedaan pola bekerja antara Anies dan Jokowi tidak ada masalah. Dia malah mengharapkan dua cara bekerja ini bisa muncul di 2029 mendatang.
"Lalu kita harapkan 2029 nanti kita mendapatkan sesuatu yang luar biasa dalam kepimpinan, bagaiman keduanya digabung, antara tesis danantitesis bertemu dalam sintesis."
Berita Terkait
-
Bentuk Tim Kecil Bareng NasDem Dan PKS, Demokrat: Belum Ada Nama Capres-Cawapres, Baru Sebatas Kriteria
-
Dianggap Jokowi Ogah Dipeluk oleh Surya Paloh, Ini Tanggapan Sekjen PDI Perjuangan
-
Anies Baswedan Terancam Jika Nasdem Ogah Hengkang dari Kabinet, Rocky Gerung: PKS dan Demokrat Kesulitan Gabung
-
Tak Mau Disindir Sembrono Pilih Capres 2024, Surya Paloh Pastikan Anies Baswedan Pilihan Tepat
-
Surya Paloh Klaim Tak Sembrono Pilih Anies Baswedan Capres 2024, Sekjen PDIP: Nasdem Usung Antitesa Jokowi!
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
-
Banjir Genangi Tol JakartaTangerang KM 24, Akses Gerbang Tol Karang Tengah Barat Sempat Ditutup
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
BGN Beri Tenggat 30 Hari: SPPG Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Siap-siap SUSPEND!
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran