- DPP PDIP akan mengumumkan sikap politik resmi partai mengenai isu krusial termasuk Pilkada saat penutupan Rakernas.
- Rakernas I Tahun 2026 di Ancol membentuk tujuh komisi untuk membahas tantangan politik terkini secara substansial.
- Pembentukan komisi baru menekankan fokus strategis pada pemuda, perempuan, serta isu lingkungan hidup dan bencana.
Suara.com - Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan bahwa partainya akan segera menentukan dan mengumumkan sikap politik resmi terkait berbagai isu krusial nasional, termasuk isu pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Hal ini menjadi salah satu agenda utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 yang digelar pasca-Kongres ke-6 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, pada 10–12 Januari 2026.
Djarot menjelaskan bahwa Rakernas kali ini memiliki struktur yang lebih luas dan substansial dibandingkan sebelumnya. Jika biasanya hanya terdapat tiga komisi, kali ini PDI Perjuangan membentuk tujuh komisi untuk merespons tantangan zaman dan isu politik terkini.
Salah satu yang paling dinantikan adalah hasil dari Komisi I yang membahas sikap politik partai, baik secara internal maupun eksternal.
“Komisi ini lebih difokuskan secara substansial untuk menjawab berbagai tantangan ke depan maupun isu-isu politik penting terkini. Dalam Rakernas pertama ini ada tujuh komisi, yang pertama adalah komisi sikap politik. Nanti akan dibahas bagaimana sikap politik PDI Perjuangan,” ujar Djarot di lokasi Rakernas.
Djarot menekankan bahwa isu mengenai mekanisme Pilkada menjadi poin penting yang akan digodok dalam komisi tersebut. Pengumuman sikap resmi partai akan disampaikan secara terbuka pada puncak penutupan Rakernas.
“Kami akan menyampaikan pada akhir Rakernas nanti sikap politik PDI Perjuangan terkait dengan beberapa isu yang menonjol, termasuk Pilkada,” tegasnya.
Selain urusan Pilkada, Djarot memaparkan adanya komisi-komisi baru yang mencerminkan visi strategis partai menuju Pemilu 2029. Salah satunya adalah Komisi V yang fokus pada pemuda dan komunikasi politik, seiring proyeksi besarnya jumlah pemilih muda di masa depan.
“Partai menyadari bahwa pemilih muda pada 2029 itu diperkirakan mencapai 56 persen. Karena itu, kita harus semakin fokus mengarahkan perhatian pada pemuda, tantangan yang dihadapi generasi muda, serta komunikasi politik yang sesuai dengan apa yang benar-benar dapat diterima oleh mereka,” jelasnya.
Baca Juga: Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
Selain itu, Djarot menyebutkan adanya komisi khusus yang membahas persoalan perempuan dan anak (Komisi VI), serta komisi lingkungan hidup dan mitigasi bencana (Komisi VII) yang menjadi perhatian serius Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
“Yang ketujuh dan terakhir adalah komisi lingkungan hidup dan mitigasi bencana yang tadi mendapatkan perhatian serius dari Ketua Umum,” tambahnya.
Agenda Rakernas pada hari Minggu (11/1) dijadwalkan berlangsung hingga tengah malam untuk merampungkan pembahasan di setiap komisi. Hasil pembahasan tersebut akan dilaporkan dan dibacakan sebagai rekomendasi resmi partai pada hari Senin (12/1).
“Baru hari Senin nanti akan ada laporan dari setiap komisi dan penyampaian pembacaan rekomendasi. Jadi, ini adalah desain keseluruhan Rakernas pertama tahun 2026,” tutup Djarot.
Berita Terkait
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi
-
Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS
-
Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih
-
Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?
-
Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi
-
Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan
-
Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku
-
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?
-
IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut
-
Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum