Suara.com - Beberapa pihak menilai reformasi di tubuh kepolisian mengalami kegagalan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus yang menyeret anggota polisi bahkan pejabat polisi dengan pangkat jenderal.
Menanggapi soal reformasi Polri yang gagal, Anggota DPR Komisi III, Taufik Basari, mengungkapkan jika reformasi Polri bukan gagal, tapi belum tuntas.
Pernyataan ini diungkapkan oleh Taufik saat menjadi narasumber dalam acara Satu Meja The Forum yang ditayangkan melalui akun YouTube KOMPASTV pada Senin (24/10/22).
Taufik menyebut bahwa publik tidak bisa membantah jika berbagai usaha telah dilakukan untuk reformasi Polri, tapi dari usaha tersebut ada yang berhasil, belum tuntas, dan gagal.
"Saya melihatnya reformasi kepolisian yang belum tuntas. Artinya gini, kita tidak boleh menafikan bahwa upaya untuk kita melakukan reformasi kepolisian ini sudah berjalan. Ada yang berhasil, ada yang belum tuntas, ada yang mungkin gagal," kata Taufik seperti dikutip Suara.com pada Selasa (25/10/22).
Dalam dialognya, Taufik menyinggung soal kasus Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa. Ia mengungkapkan kejadian seperti rekayasa kasus kriminalisasi, penggelapan barang bukti juga terjadi di tingkat bawah dan tidak hanya dilakukan oleh pejabat Polri.
Pengusutan kasus Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa dapat menjadi cermin jika Kapolri ingin memberantas segala bentuk kriminalisasi dari atas. Meskipun kejadian ini menjadi ironi, tapi ada hikmah yang bisa dipetik.
"Kalau saya tadi menggarisbawahi apa yang disampaikan oleh Kapolri, justru ini adalah simbol dari kepalanya yang diberantas," tutur Taufik.
"Betul memang ironi tapi di selain kita bisa ambil hikmah bahwa tanpa pandang bulu, kita mulai dari atas. Jangan hanya mulai dari bawah saja," imbuhnya.
Catatan Buruk Institusi Polri Selama 3 Tahun Rezim Jokowi
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai selama tiga tahun kepemimpinannya, Jokowi gagal mereformasi Polri.
Wakil Koordinator KontraS Rivanlee Anandar mengatakan, parameter tersebut berdasarkan pada semakin maraknya pelanggaran yang dilakukan anggota Polri dalam beberapa waktu belakangan ini.
"Hal itu dipantik oleh kasus pencabulan tiga orang anak oleh ayahnya sendiri, di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kasus tersebut awalnya diangkat oleh Project Multatuli dalam artikel yang berjudul Tiga Anak Saya Diperkosa, Saya Lapor ke Polisi. Polisi Menghentikan Penyidikan," katanya.
Pada saat tagar itu ramai, menurut Rivanlee, sudah banyak masyarakat yang mendesak Presiden Jokowi untuk melakukan reformasi institusi Polri, tetapi hal itu tidak dilakukan.
KontraS juga menyoroti penggunaan senjata api oleh Polri. Penggunaan yang tidak profesional dinilai berdampak langsung kepada masyarakat.
Berita Terkait
-
Sebut Putri Ikut Tembak Yosua, Kamaruddin Ogah Ungkap Identitas Informan: Sampai Kiamat Tak Bakal Saya Berikan Sumbernya
-
Satresnarkoba Polresta Solo Ungkap Kasus Narkoba Skala Besar, 11 Tersangka Diciduk, 70,17 Gram Sabu-sabu Diamankan
-
Kamaruddin Simanjuntak Bilang Brigadir J Sempat Minta Putus ke Pacarnya, Minta Buka Hati Buat Pria Lain
-
Kamaruddin Selesai Diperiksa di Persidangan, Bharada E ke Hakim: Keterangan Saksi Sudah Benar Semua
-
Sebut Putri Candrawathi Jadi Penembak Ketiga Brigadir J, Pernyataan Kamaruddin Dibenarkan Bharada E di Persidangan?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter
-
Mahfud MD Beberkan 4 Isu Krusial Komisi Reformasi Polri: Posisi Kapolri hingga Penguatan Kompolnas
-
Kecelakaan Maut di Cilandak: Pemotor Tewas Usai Hantam JakLingko Depan Warung Bakso