Suara.com - Pegiat media sosial (medsos) Helmi Felis turut berkomentar mengenai usulan Relawan Koalisi Aktivis dan Milenial Indonesia untuk Ganjar Pranowo (Kami-Ganjar) yang doakan Presiden Jokowi ambil alih PDIP dari tangan Megawati.
Dalam cuitan akun Twitternya @HelmiFelis_ mempertanyakan soal permintaan Kami-Ganjar tersebut. Dia mencurigai Gubernur Jawa Tengah ikut berperan dalam usulan relawan.
"PDIP mau diambil alih oleh Jokowi?, ada peran Ganjar dalam mengupayakan itu?," cuit akun Helmi dikutip pada Kamis, (27/10/2022).
"Masa Banteng kalah sama Celeng," lanjutnya meninggalkan emoticon tertawa senang.
Sebelumnya, Koordinator Nasional Kami-Ganjar Joko Priyoski mengatakan bahwa partai dengan banteng tersebut bukanlah partai kerajaan. Sehingga, sah-sah saja jika Jokowi layak menduduki sebagai Ketum PDIP gantikan Megawati.
"Kami berharap Pak Jokowi mau dan bisa terpilih kelak menjadi Ketua Umum di Kongres PDIP Tahun 2024," katanya dikutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com pada Kamis, (27/10/2022).
Dia berpandangan jika Jokowi menjadi ketum PDIP,. Hal ini tentu bakal memudahkan Jokowi untuk menyerahkan tongkat kepemimpinan PDIP kepada Ganjar Pranowo di masa yang akan datang.
Namun disaat yang bersamaan, mereka juga dilema. Pasalnya, relawan Kami-Ganjar mendukung Gubernur Jawa Tengah tersebut menjadi Capres 2024. Ganjar dinilai sebagai sosok yang layak untuk meneruskan kepemimpinan Presiden Jokowi.
Baca Juga: Head To Head Anies Baswedan vs Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 yang Punya Banyak Kemiripan
Tag
Berita Terkait
-
Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan
-
Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan
-
Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT