Untuk mencegah tindak kekerasan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mencanangkan komitmen pelayanan transportasi ramah perempuan dan anak, di Stasiun LRTJ Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (30/10/2022).
Komitmen ini dilakukan melalui BUMD Jakarta dan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, yang bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Bersamaan dengan komitmen ini, diluncurkan pula layanan Call Center Pos SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak).
Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Tuty Kusumawati mengatakan, berbagai upaya kolaboratif yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta, diharapkan dapat dapat mencegah dan meniadakan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di ruang publik, khususnya pada transportasi umum.
Tuty menambahkan, Pemprov DKI Jakarta telah membentuk Pos SAPA transportasi publik pada 3 BUMD Jakarta, sebagai upaya mencegah tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, yakni di MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta.
Pemprov DKI Jakarta juga terus berupaya menggencarkan kampanye dan sosialisasi di seluruh wilayah Jakarta guna mewujudkan transportasi publik yang ramah perempuan dan anak.
"Awalnya Transjakarta menjalankan sosialisasinya di 23 halte dan sekarang sudah diperbanyak. Seluruh petugas dilatih dengan standar prosedur sesuai aturan. Ada tiga layanan yang diberikan dan sudah terstandar ISO 9001-2015, antara lain Pengaduan, Pendampingan Psikologi, Layanan Pendampingan Hukum. Selain itu, ada layanan lain berupa rumah sakit terkait visum gratis yang disediakan Pemprov DKI dan pendampingan ke kepolisian,” urai Tuty.
Saat ini, PT LRT Jakarta telah memiliki Pos SAPA di enam stasiun. Ke-6 pos tersebut tersebar di Stasiun Pegangsaan Dua, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equetarian dan Stasiun Velodrome. Sedangkam, di halte Transjakarta, jumlah Pos SAPA kini telah mencapai 240 unit dan 13 unit di stasiun MRT.
Bagi masyarakat yang ingin mengakses pusat panggilan Pos SAPA LRT Jakarta bisa menghubungi CARLA di nomor hotline 021-50899909. Ketika Suara.com mencoba layanan hotline tersebut, panggilan telepon langsung direspons petugas dan menanyakan bantuan yang bisa diberikan.
Baca Juga: Ayah Brigadir J Sebut Nama-nama Terlapor, Ferdy Sambo Langsung Berikan Tatapan Tajam
Berita Terkait
-
Bantahan Putri Candrawathi Soal Minta Anak Adopsi ke Keluarga Brigadir J: Tidak Pernah
-
Tak Terima Rekannya Dipukul, Ratusan Driver Ojol Serbu Gedung di Setiabudi, Publik: Security Langsung Kena PHK Ini
-
Sepakat dengan Gubernur DKI, Menhub Buka Opsi Panjangkan Rute LRT Jakarta dari Velodrome ke Manggarai
-
Detik-detik Jessica Iskandar Menangis saat Sidang, Kecewa Steven Absen Mediasi
-
PDIP Yakin Heru Budi juga Punya Tim Pembantu, Tapi Bukan TGUPP Seperti Anies yang Boros APBD
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka