Suara.com - Bakal calon presiden (Bacalon) Partai Gerindra, Anies Baswedan menceritakan bagaimana pengalamannya melakukan safari politik ke Medan, Sumatera Utara. Ia mengaku terkesan dengan penyambutan warga Sumatera Utara terhadap kunjungannya tersebut.
Hal itu disampaikan Anies dalam sambutannya di acara Forum Bimbingan Teknis (Bimtek) NasDem DPRD seluruh Kabupaten/Kota di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (10/11/2022).
"Jadi Insya Allah dibukakan jalan ini, kemarin dari Sumut, gelombangnya menggetarkan, dirasakan di mana-mana," kata Anies.
Anies mengaku kaget lantaran ternyata penyambutan warga Sumut dinilainya sangat meriah. Hal itu terjadi kala dirinya baru saja tiba di Bandara dan sejumlah ruas jalan di Medan.
"Di Bandara, begitu dijemput di bandara, dikirimin air bah di Bandara. Saya tidak mengira sebanyak itu, keluar dari Bandara, jalan ke tol saja, ternyata dari Bandara ke tol, ternyata banyak warga Sumut yang menunggu," ungkapnya.
Menurutnya, hal itu menunjukkan tidak hanya segelintir orang saja yang menginginkan perubahan tapi dalam jumlah yang banyak.
"Ini artinya bukan soal satu orang, ini ada begitu banyak orang yang menginginkan adanya perubahan. Menginginkan adanya perubahan dan itu bergerak sendiri, pasti bisa merasakan atau dirasakan mana mobilisasi dan partisipasi. Kita yang sering bertemu kumpulan orang bisa merasakan mana yang mobilisasi, kapan itu partisipasi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Anies mengatakan, dengan banyaknya orang berkumpul dengan niat yang baik, maka keberhasilan akan diraih.
"Ketika itu partisipasi yang datang dari hati, tadi saya sampaikan bila niat baik untuk melakukan, bila orang baik berkumpul dengan tujuan baik, maka kita yakin akan menciptakan pintu-pintu keberhasilan."
Berita Terkait
-
'Jangan Terlalu Klimis Kalau Mau Wakili Kemarahan' Tawa Puas Fahri Hamzah Soal Usul AHY Jadi Cawapres Anies
-
Klaim Sukses Pimpin Jakarta, NasDem Sebut Pencapresan Anies bukan Ujug-ujug tapi Rasional!
-
Niluh Djelantik Kena Hujatan Pendukung Anies, Dede Budhyarto: Memang Sadis!
-
Pidato di HUT NasDem, Anies: Insya Allah PKS dan Demokrat Berjalan Bersama-sama Kita
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!