Suara.com - Daden Miftahul Haq merupakan eks ajudan Ferdy Sambo yang turut menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta pada Selasa (8/11/2022). Ia telah berhenti menjadi ajudan Ferdy Sambo sejak sebelum atasannya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.
Dalam persidangan, Daden yang merupakan eks ajudan Ferdy Sambo itu menyebut Brigadir J punya peran penting di rumah eks Kadiv Propam Polri itu, yaitu menjadi karungga atau Kepala Rumah Tangga.
Berdasarkan pemeriksaan di persidangan yang disampaikan oleh Daden Miftahul Haq, jabatan karungga adalah mengatur seluruh kegiatan dan perlengkapan di Saguling, Duren Tiga, dan Posko 54. Tak hanya itu, karungga juga mengatur kegiatan lain seperti Asisten Rumah Tangga, mengurus penggajian, dan lain sebagainya.
Artinya, seluruh ART termasuk Kuat Ma’ruf seharusnya patuh kepada Brigadir J. Kepercayaan Ferdy Sambo yang diberikan kepada Brigadir J pun bertentangan dengan tuduhannya yang menyebut Brigadir J berkepribadian ganda. Pasalnya, posisi ini seharusnya dipegang oleh orang yang dapat dipercaya karena memiliki peran krusial.
Berkaitan dengan penjelasan Daden, tentu menarik jika membahas siapa sosok Daden Miftahul Haq. Untuk itu , berikut ini profil Daden Miftahul Haq selaku ajudan Ferdy Sambo.
Profil Daden Miftahul Haq
Daden Miftahul Haq termasuk anggota Kepolisian golongan Bintara dengan pangkat Brigadir. Meski telah berhenti sebagai ajudan Ferdy Sambo, Daden mengaku masih melayani Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Hal ini ia lakukan atas keinginannya sendiri.
Daden juga diduga pernah bermasalah dengan Brigadir J. Hal ini diungkapkan oleh Vera Simanjuntak, kekasih Brigadir J pada persidangan hari Selasa (25/10/22).
Dalam persidangan, Daden Miftahul Haq juga menyampaikan bahwa ada salah satu ART Ferdy Sambo yang mengundurkan diri usai pembunuhan Brigadir J. ART tersebut mengaku takut dengan kejadian tersebut.
Baca Juga: Lama Diam, Putri Ferdy Sambo Mendadak Unggah Postingan Mengharukan: Kamu Pahlawanku Selamanya
Daden juga menyampaikan status anak keempat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Ia menyampaikan bahwa anak keempat itu adalah anak adopsi.
Awalnya pernyataan ini berbeda dengan pernyataan ART Ferdy Sambo yang bernama Susi. Kemudian, Daden pun mempertegas bahwa itu adalah anak adopsi tetapi ia tidak mengetahui prosesnya.
Selanjutnya, Daden Miftahul Haq juga mengaku pernah dibentak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Daden juga menyampaikan bahwa Brigadir J tempramental. Ia mengatakan hal tersebut sebagai jawaban pertanyaan tim kuasa hukum Bripka Ricky Rizal.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Lama Diam, Putri Ferdy Sambo Mendadak Unggah Postingan Mengharukan: Kamu Pahlawanku Selamanya
-
Bukan Polisi, Kenapa Susi ART Ferdy Sambo Berulang Kali Bilang 'Siap' di Persidangan?
-
Sosok Damianus Labakomban, Saksi yang Sebut Brigadir J Sering ke Tempat Hiburan Malam
-
Berani Todongkan Pistol ke Ferdy Sambo, Ini Profil Brigadir Adzan Romer
-
Febri Diansyah Bongkar Hubungan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Memen Brigadir J Disuapi Istri Jenderal Jadi Tontonan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM