Suara.com - Video asusila bertajuk kebaya merah menghebohkan media sosial beberapa hari belakangan. Usai menjadi viral, kedua pemerannya telah berhasil ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.
Usai ditetapkan sebagai tersangka inilah terungkap sejumlah fakta mencengangkan. Termasuk jumlah video asusila yang telah dibuat mencapai 92 buah.
Kabar ini turut dibenarkan oleh Dirreskrimsus Polda Jawa Timur Kombes Pol Farman. "Kita melakukan penggeledahan dan menemukan harddisk, di mana kita dapatkan ada 92 part video yang mengandung pornografi dan 100 foto dalam keadaan nude atau telanjang," jelas Farman, dikutip Suara.com dari kanal YouTube KOMPASTV.
Dari pemeriksaan nyaris 100 video porno di harddisk tersangka itu juga ditemukan salah satu konten yang diperankan oleh tiga orang. "Kami baru tahu (pemeran ketiga) setelah melakukan pengecekan, kepada orang tersebut nanti juga akan kami mintai keterangan," ujar Farman.
Video-video tersebut umumnya dibuat berdasarkan pesanan online. "Kadang ada yang meng-endorse, menginginkan tampilannya dalam bentuk contoh salah satunya resepsionis hotel atau kebaya merah," tutur Farman.
"Jadi ada yang menginginkan tampilannya seperti itu, tapi juga ada yang atas inisiatif sendiri," sambungnya, sembari menambahkan adanya permintaan tema tertentu dari pemesan video asusila mereka.
Karena itulah, penyidikan kasus pornografi tersebut tidak berhenti sampai di sini. Polisi mengaku masih mengejar pihak pemesan video, yakni dilakukan oleh pemilik sebuah akun Twitter.
"Sesuai aturan siapa yang mendistribusikan, siapa yang meng-upload, siapa yang men-download, siapa yang memperjualbelikan itu juga dikenai sanksi dalam undang-undang tersebut," ungkap Farman.
"Tentunya akan diselidiki siapa saja yang sudah membeli film-film yang sudah dibuat oleh para tersangka ini," tegasnya menambahkan.
Baca Juga: Salah Satu Pemeran Video Kebaya Merah Ternyata Pasien Rumah Sakit Jiwa
Pemeran Wanita Pemilik Kartu Kuning RSJ Menur
AH telah ditetapkan sebagai tersangka karena menjadi pemeran wanita dalam video asusila viral bertajuk Kebaya Merah tersebut.
Sejumlah fakta terungkap, termasuk bahwa AH yang memegang kartu kuning dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) yang berlokasi di Jalan Raya Menur, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur.
"Benar, tadi cuma klarifikasi aja, apakah AH ini benar pernah berobat di RS Menur, itu saja," ujar Sekretaris Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Basuni, dikutip dari Suara Serang, Kamis (10/11/2022).
Namun Basuni tidak menjelaskan secara spesifik alasan pengobatan AH di RSJ Menur, pasalnya rumah sakit tersebut tidak hanya melayani orang dengan gangguan jiwa.
Basuni juga menegaskan AH seperti pasien lain yang wajib dilindungi privasi dan catatan medisnya. "Kecuali untuk kepentingan pengadilan," kata Basuni.
Berita Terkait
-
Salah Satu Pemeran Video Kebaya Merah Ternyata Pasien Rumah Sakit Jiwa
-
Ternyata, Harga Video Kebaya Merah Dihargai Segini
-
Masih Jadi Trending Topic di Twitter, Netizen Masih Penasaran dengan Video Kebaya Merah
-
RSJ Menur Benarkan Wanita Kebaya Merah dalam Video Porno Pasien Pemilik Kartu Kuning
-
Tersangka Video Kebaya Merah Pasien RSJ, Publik Singgung Soal Meringankan Hukuman
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset
-
Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi
-
Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS
-
Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih
-
Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?
-
Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi
-
Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan
-
Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku
-
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?
-
IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut