Suara.com - Beredar di media sosial video yang mempertontonkan momen ketika warga menangkap seorang pria yang diduga telah melakukan hal tak senonoh pada seorang siswa kelas 1 SD.
Pria ini diduga mengajak anak tersebut ke kamar mandi dan meminta sang anak untuk melihatnya buang air kecil.
Momen ini direkam oleh seorang warga yang berada di lokasi kejadian. Video rekamannya lantas diunggah di media sosial, salah satunya oleh akun Instagram @jadetabek.info pada Jumat (11/11/22).
"Hati-hati ya. Ini salah satu predator. Lagi di McD bawa anak kecil SD 06 Pademangan Timur kelas 1. Ngaku omnya. Anak kecilnya dibawa ke kamar mandi. Suruh lihat dia pipis," terang perekam video.
Menurut keterangan akun pengunggah video, kasus ini telah ditangani oleh Polsek setempat.
"Pelaku kabur dengan kunci motornya. KTP dan sepeda motornya diambil oleh pihak McD Danau Sunter. Sudah ditangani oleh @polsek_tanjung_priok," keterangan yang ditulis akun pengunggah video.
Dalam video yang beredar, terlihat pelaku yang merupakan pria berkaus hijau dan celana pendek sedang berada di atas sepeda motor.
Tampaknya ia sedang berusaha kabur usai melakukan aksi bejatnya. Beberapa warga tampak mencoba menghalangi pria ini kabur.
Komentar Netizen
Unggahan ini pun sontak saja menuai beragam tanggapan dari netizen. Banyak netizen yang mengecam aksi pria berkaus hijau tersebut.
"Wah ngotor-ngotorin nama ojol aja itu. Harus ditangkap itu orang," ujar netizen.
"Masukkin ke sel. Buat hiburan napi lama, biar ada efek jera," imbuh netizen lain.
"Proses dan bawa ke pihak berwajib segera," kata netizen lain.
Salah satu netizen bahkan mengaku mengetahui identitas dari pelaku. Menurut keterangannya, pria tersebut bernama Rudi.
Ia sudah kerap ditangkap polisi karena kasus yang sama. Namun selalu dilepaskan karena mendapat jaminan dari orang tuanya.
Berita Terkait
-
'Aku Kerja Lho Mas!' Teriak Penyanyi Campursari di Sragen Saat Jadi Korban Pelecehan Seksual Tamu Nikahan
-
Pelecehan Seksual Menimpa Seorang Siswa di Sampang, Pelaku Diduga Gurunya Sendiri
-
Mahasiswi Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo Alami Pelecehan Seksual di Tempat Magang
-
Perempuan Ini Nangis Alami Pelecehan Seksual di KRL, Reaksi Penumpang Lain Cuma Diam
-
Ya Ampun! Pelecehan Seksual Kembali Terjadi Di KRL, Pria Berkacamata Tempelkan Alat Kelamin Ke Bokong Perempuan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara