Suara.com - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 15-16 November 2022 di Nusa Dua, Bali. Lantas, apa manfaat G20 untuk Indonesia?
Sejumlah pemimpin negara yang tergabung dalam G20 turut hadir dalam acara tersebut mulai dari Amerika Serikat, Korea Selatan, Turki, China, Argentina, Brasil, Jepang, dan masih banyak lainnya.
Dalam pidatonya di KTT G20, Presiden Joko Widodo menyampaikan tema besar Presidensi G20 Indonesia 2022 yaitu "Recover Together, Recover Stronger". Melalui tema tersebut, Indonesia mengajak seluruh negara di dunia untuk saling bahu-membahu, mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.
Pada gelaran KTT G20 ini, Indonesia secara langsung mengusung 3 isu prioritas antara lain kesehatan global, transformasi digital ekonomi, dan transisi energi berkelanjutan. Dengan Indonesia menjadi tuan rumah presidensi G20, ternyata ada banyak dampak positif yang didapatkannya.
Dilansir dari Badan Pusat Statistik (BPS), menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan pada bulan April - Juni 2022 mencapai 5,44 persen (yoy) yang mana sebelumnya adalah 5,07 persen (yoy).
Seiring dengan meningkatnya perekonomian Indonesia, apa saja manfaat KTT G20 yang bisa diambil oleh Indonesia? Simak ulasannya berikut ini.
1. Presidensi KTT G20 ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinannya di kancah internasional, khususnya dalam pemulihan ekonomi global
2. Pertemuan KTT G20 di Indonesia menjadi sarana memperkenalkan budaya, pariwisata, dan produk unggulan Indonesia
3. Momentum presidensi hanya terjadi satu kali setiap generasi atau 20 tahun sekali yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memberikan nilai tambah pemulihan perekonomian Indonesia
4. Momentum presidensi bagi Indonesia saat pandemi dapat membuktikan persepsi yang baik atas resiliensi ekonomi Indonesia terhadap krisis. Gelaran G20 yang sukses akan mengangkat nama Indonesia di kancah dunia dan menjadi rujukan pelaksanaan event internasional dengan protokol kesehatan.
5. Membuat Indonesia menjadi salah satu fokus perhatian dunia khususnya bagi para pelaku ekonomi dan keuangan
6. Sebagai satu-satunya anggota G20 dari Asia Tenggara yang menjadi bentuk pengakuan atas status Indonesia
Nah, demikian informasi seputar manfaat yang didapatkan Indonesia dalam gelaran KTT G20 ini. Semoga dengan digelarnya KTT G20 ini, Indonesia dapat menyukseskan isu-isu yang telah dibawa demi kemajuan masa depan negara.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS