Suara.com - Pegiat media sosial sekaligus pengamat politik, Jhon Sitorus memuji kekompakan di antara Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Gibran mengunggah foto saat makan tongseng bersama Ganjar Pranowo.
"Warga Solo enak ya, Gubernurnya KOMPAK betul sama Walikotanya," kata Jhon Sitorus dikutip Suara.com, Kamis (17/11/2022).
Menurutnya, Ganjar dan Gibran itu bersinergi bersama untuk membangun Solo dan Jawa Tengah, tanpa adanya rasa iri.
"Pak Ganjar tidak pernah cemburu atau IRI dengan mas Gibran. Mereka malah saling BERSINERGI utk membangun Jateng khususnya Solo," lanjutnya.
Setelah itu, Jhon menyinggung dan menyindir soal Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang dinilai iri dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Jhon menyebut bahwa Edy seakan-akan merasa tersaingi dengan kerja nyata menantu Presiden Jokowi itu.
Dia menyampaikan bahwa seharusnya Edy bisa berkolaborasi dan mengayomi Bobby.
"Bukan sekali dua kali @RahmayadiEdy ngebossy sama bang Bobby Nasution. Salah satunya soal karantina WNI di kota Medan bahkan baru2 ini Edy sudah mewanti-wanti kalau Bobby masuk bursa SUMUT 1," tutur Jhon.
"Edy merasa TERSAINGI, padahal mestinya Edy mengayomi dengan berkolaborasi," lanjutnya.
Sebelumnya, Gibran pamer kedekatannya dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat makan bersama di sebuah warung. Momen itu diunggah Gibran melalui akun jejaring media sosial Twitternya pada Rabu (16/11/2022).
Dalam cuitannya itu, putra sulung presiden Jokowi itu mengunggah foto duduk berhadapan dengan Ganjar.
Keduanya terlihat makan di sebuah warung sate kambing. Gibran terlihat memakai setelan batik berwarna biru tua, sedangkan Ganjar terlihat tersenyum memakai pakaian santai, kaos putih.
Menurut Gibran, makan di sebuah warung dengan Ganjar terasa lebih menyenangkan. Baik Gibran maupun Ganjar tampak memesan tongseng, nasi putih, dan teh.
"Memang lebih enak makan di warung sederhana seperti ini," tulisnya melalui akun @gibran_tweet dikutip Suara.com, Rabu (16/11/2022).
Berita Terkait
-
'Langsung Dihapus Twitnya' Gibran Soroti Foto Iriana dan Madam Kim Keon-hee Jadi Meme, Publik: Ketar-ketir!
-
Gibran Minta Saran Biar Namanya Tidak Trending, Netizen: Jangan Ketemu Anies!
-
Gibran-Kaesang Turun Langsung! Cecar Warganet yang Bercandakan Foto Sang Ibu
-
Gibran Pamerkan Kedekatan dengan Prabowo, Anies Hingga Ganjar: Tokoh Idola Saya
-
Sikap Gibran Pamer Makan Bareng Ganjar Usai Bertemu Anies Jadi Sorotan, Petinggi PDIP: Jangan Terjebak Persepsi Capres
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar