Suara.com - Indonesia resmi memiliki provinsi ke-38 dengan ditambahkanya Papua Barat Daya sebagai yang terbaru, melengkapi tiga provinsi sebelumnya yang juga merupakan pemekaran dari daerah Papua. Berikut profil Provinsi Papua Barat Daya.
Ibu kota Provinsi Papua Barat Daya adalah Sorong dan daerah otonomi baru ini memiliki enam kabupaten, masing-masing adalah Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Raja Ampat, Tambrauw dan Maybrat.
Sebelah utara Provinsi Papua Barat Daya berbatasan dengan Samudera Pasifik, sisi timur berbatasan dengan Teluk Bintuni, Pegunungan Arfak dan Manokwari.
Sementara itu sisi selatan dan baratnya masing-masing berbatasan dengan Laut Seram dan Teluk Berau juga Laut Halmahera dan Laut Seram.
Ibu kota Sorong terkenal karena menghasilkan migas dan kota ini adalah salah satu yang termaju di Papua. Di provinsi ini juga ditemukan hutan hujan tropis dan hamparan pegunungan yang masih belum terjamah manusia.
Sementara itu, Kabupaten Tambrauw dinyatakan sebagai Kabupaten Konservasi untuk meningkatkan sektor pariwisata yang dikenal sebagai destinasi birdwatching atau pengamatan burung.
Kekayaan Papua Barat Daya lainnya juga mencakup sebagian wilayah adat Domberai yang terkenal dengan ragam suku-sukunya seperti Meybrat, Moi dan Tehit.
Mengingat Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Daya baru akan dipilih pada pilkada 2024, maka nantinya provinsi termuda ini akan dipimpin penjabat (Pj) Gubernur dan Wakil Gubernur.
Sama seperti tiga provinsi Papua baru lainnya, Provinsi Papua Barat Daya juga akan memiliki DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat yang anggotanya merupakan orang asli Papua, sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Provinsi Papua Barat Daya, Puan Maharani: Kini Indonesia Punya 38 Provinsi
Selain itu, Provinsi Papua Barat Daya juga memiliki majelis tersendiri yaitu MRP atau Majelis Rakyat Papua yang dibentuk oleh penjabat (Pj) Gubernur.
Sementara itu, tugas penjabat (Pj) Gubernur adalah menyiapkan dan bertanggungjawab untuk memfasilitasi pembentukan MRP Provinsi Papua Barat Daya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebelumnya ada empat daerah otonomi baru (DOB) Papua yang sudah terbentuk, di mana tiga DOB Papua sebelumnya adalah Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Selatan, dan Provinsi Papua Pegunungan.
Disahkannya Provinsi Papua Barat Daya ini seiring dengan persemian Rancangan Undang-Undang tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya yang menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-10, Kamis (17/11/2022). Demikian penjelasan tentang Profil Provinsi Papua Barat Daya.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius