Suara.com - Sebuah video porno sempat menggegerkan media sosial beberapa waktu lalu. Video tersebut memperlihatkan seorang wanita yang mengenakan kebaya merah di sebuah hotel.
Pemeran pria dan wanitanya kemudian diciduk pihak berwajib. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk kepada pemeran wanita berinisial AH.
Saat itulah terungkap beberapa kepribadian lain yang diduga mendiami tubuh AH.
Dikutip dari akun Instagram @fakta.indo, AH diduga memiliki 31 kepribadian. Penyidik mengaku dibuat kaget karena sikap AH yang mendadak berubah saat diperiksa.
Sejauh ini ada dua kepribadian yang diungkap oleh Plh Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kompol Hariyanto Rantesalu, yakni Clara dan Luna. Sosok Clara ini disebut tiba-tiba muncul saat sedang diperiksa dan minta diborgol.
"Nah, dia pernah pas diperiksa tiba-tiba ganti kepribadian. Gantinya itu jadi Clara, kepribadiannya binal gitu," kata Hariyanto, dikutip Suara.com pada Jumat (18/11/2022).
"Minta diborgol. Lah penyidik nggak bawa borgol kan," sambungnya.
Belakangan terungkap pula bahwa AH memiliki borgol sendiri yang biasanya digunakan untuk produksi video porno lain bertema BDSM.
"Dia (AH) punya 31 kepribadian. Nama-namanya di antaranya Luna dan Clara," jelas Hariyanto.
Baca Juga: Keluhkan Bau Badan Mahasiswa, Dosen di Aceh Terbitkan Surat Edaran Rajin Mandi
Menurutnya, tersangka ACS juga hafal dengan kepribadian-kepribadian berbeda yang ada di AH. "AH itu puya gangguan kepribadian multiple," ujar Hariyanto.
"Observasinya belum selesai. Kami juga belum bisa pastikan kapan selesai dan ternyata memakan waktu lama," imbuhnya.
Unggahan selengkapnya bisa dibaca di sini.
Babak Baru Kasus Kebaya Merah
Polisi terus mengembangkan penyidikan pasca menetapkan dua pemeran video viral kebaya merah sebagai tersangka. Hingga yang terbaru, polisi dilaporkan telah menangkap seorang mahasiswi berinisial CZ asal Denpasar, Bali.
CZ disebut tinggal di Sidoarjo dan ia menjadi salah satu pemeran film bertema "hubungan badan dengan tiga orang alias threesome" yang diproduksi tersangka ACS dan AH.
Berita Terkait
-
Dituduh Temperamental dan Kepribadian Ganda, Brigadir J Malah Diduga Berkali-kali Jadi Korban Kejahatan Seksual
-
Heboh Prabowo Berjalan Tak Injak Karpet Merah di KTT G20 Bali, Netizen Terbelah
-
Ongkos Produksi Membuat Video Kebaya Merah Ternyata Rp 3 Juta
-
Ditangkap, Tersangka Baru Video Tak Senonoh "Kebaya Merah", Profesi Tak Sesuai KTP
-
RS Jiwa Menur Surabaya Benarkan Cewek Pemeran Kebaya Merah Pasiennya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029