Suara.com - Juru Bicara DPP PSI, Mary Silvita, mengaku heran ada warganet yang menyampaikan cuitan bernada merendahkan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo. Mary mengatakan jika ini terkait politik, padahal Iriana tidak pernah menyakiti siapapun terkait pernyataannya.
Hal ini menyusul adanya cuitan dari akun @KoProfilJati. Sebelum dihapus oleh pemiik akun, dia mengunggah momen kebersamaan Ibu Iriana Jokowi dengan Kim Keon Hee dengan caption berbunyi “Bi, tolong buatkan tamu kita minum.”, “Baik, Nyonya.”
"Beliau juga tidak pernah bicara apapun terkait politik, tidak pernah menyakiti siapapun dalam konteks politik," ujar Mary melalui keterangan tertulisnya, Jumat (19/11/2022).
Menurutnya Iriana sama seperti ibu pada umumnya dengan menjadi diri sendiri. Adapun Ibu dari Gibran dan Kaesang itu ingin tampil sederhana.
Ia bahkan menilai Iriana luar biasa. Sebagai istri seorang Presiden, mau tampil sederhana.
"Seorang istri dari orang nomor satu di Indonesia, yang bisa saja memilih tampil glamor tapi memilih tampil sederhana dengan tetap menonjolkan ciri khas perempuan Indonesia. Ini adalah defenisi cantik yang sebenarnya menurut kami,” kata dia.
Lebih lanjut, ia menilai penghinaan terhadap tubuh perempuan, baik dalam konteks bercanda atau atas dasar motif politik bukanlah tindakan terpuji dan tidak boleh dibenarkan.
“Kita tidak tau apa motif dari cuitan bernada body shaming terhadap Ibu Iriana ini. Meskipun yang bersangkutan telah meminta maaf. Untuk kepentingan apapun menjadikan tubuh perempuan sebagai objek bukanlah sesuatu yang bisa diterima," ucap politisi PSI itu.
Ingatkan Dampak
Baca Juga: Dari Bangkok Jokowi Langsung ke Solo
Mengingat dampak yang diakibatkan oleh perundungan di ruang publik sangat fatal, Mary mengimbau kepada semua pihak untuk tidak menjadi pelaku perundungan.
Seseorang atau kelompok yang dengan sengaja mempermalukan dan menghina fisik orang lain di ruang publik harus dihukum agar memberikan efek jera.
“Ingat, banyak kasus body shaming dan perundungan yang berakhir dengan bunuh diri, karena sangat menyakitkan. Jadi jangan main-main! Putus mata rantai perundungan dengan tidak menjadi pelaku perundungan," kata dia.
"Kemudian juga harus ada konsekwensi yang tegas terhadap semua orang yang dengan sengaja mempermalukan dan menghina fisik orang lain di ruang publik,” Mary mmenambahkan.
Menurut Mary penghinaan terhadap tubuh perempuan di ruang publik memang bukan hal baru tapi juga tidak boleh dibiarkan.
“Nyatanya perempuan sampai hari ini masih menjadi korban dari standard kecantikan yang diciptakan oleh dunia industri dan media. Warna kulit, postur tubuh hingga pakaian perempuan distandardisasi sedemikian rupa untuk diakui cantik dan pantas. Dampaknya adalah, perempuan yang tidak memenuhi “kualifikasi” tersebut rentan terhadap diskriminasi dan penghinaan. Budaya toksik seperti inilah yang harus dihapuskan, dan ini adalah tugas bersama yang harus terus disuarakan dan diperjuangkan," pungkas Mary.
Berita Terkait
-
Ada Unsur Pidana di Cuitan Yang Diduga Hina Ibu Negara Iriana
-
Diduga Hina Ibu Negara Iriana Jokowi, Polisi Cari Pemilik Akun Twitter @koprofiljati
-
Dari Bangkok Jokowi Langsung ke Solo
-
Iriana Jokowi Kena Body Shaming di KTT G20 Bali, Mengapa Mengejek Fisik Orang Lain Berdampak Buruk?
-
Gak Kalah dari Ibu Negara Korsel, Ini Nih 10 Artis Indonesia yang Tetap Cantik di Usia 50 Tahunan
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026