Suara.com - Sinopsis Sri Asih sedang ramai diperbincangkan. Pasalnya, film superhero Sri Asih ini telah resmi tayang di bioskop Indonesia pada Kamis, 17 Novemver 2022.
Film ini merupakan salah satu film besutan Jagat Sinema Bumilangit yang mengangkat kisah superhero perempuan yang merupakan titisan Dewi Asih. Pevita Pearce ditunjuk sebagai pemeran utama dan disebut-sebut memerankan 90 persen aksi laga tanpa stuntman.
Untuk Anda yang belum menyaksikan secara langsung aksi Pevita Pearce ketika berperan sebagai superhero, simak terlebih dahulu sinopsis Sri Asih lewat ulasan berikut ini.
Sinopsis Sri Asih
Sri Asih berkisah tentang tokoh Alana yang diperankan oleh Pevita Pearce. Tepat di hari kelahirannya, orang tua Alana wafat karena menjadi korban letusan Gunung Merapi. Sejak saat itu, Alana dibesarkan di panti asuhan.
Nasib Alana berubah ketika dirinya diadopsi oleh Sarita Hamzah (Jenny Chang), seorang penguasaha yang kaya raya.
Alana yang yatim piatu sejak kecil akhirnya merasakan kasih sayang orang tua. Di bawah pengasuhan Sarita Hamzah, Alana diperlakukan layaknya anak kandung.
Seiring berjalannya waktu Alana kecil menjelma menjadi wanita dewasa. Sungguh tak terduga, setelah dewasa Alana memilih menjadi pegulat profesional.
Ia terkenal sebagai pegulat yang lihai. Penampilannya di atas ring dipuji dan mendapat pujian. Namun, Alana terkenal sulit mengendalikan emosi. Ia kesulitan mengendalikan kemarahannya. Hal itu bahkan menghantui dirinya lewat mimpi. Ketika Alana berada di atas puncak karir dan berjuang menghadapi kelemahannya, muncullah sosok Mateo Adinegara yang diperankan oleh Randy Pangalila.
Baca Juga: Tembus 100 Ribu Penonton, Begini Review Warganet Soal Film Sri Asih
Mateo adalah putra konglomerat Prayogo Adinegara yang diperankan oleh Surya Saputra. Mateo yang juga hobi gulat tertarik untuk bertarung melawan Alana.
Singkat cerita, sejak pertemuan tersebut jalan hidup Alana seolah senantiasa beririsan dengan keluarga Mateo.
Puncaknya ketika Alana yang terus dihantui sosok berwujud api dalam mimpinya bertemu Kala (Dimas Anggara) dan Eyang Mariani (Christine Hakim).
Kedua sosok itu ternyata mengetahui jawaban atas mimpi buruk Alana. Dengan bantuan Kala dan Eyang Mariani, Alana pun mengetahui bahwa dirinya mempunyai hubungan erat dengan Dewi Asih, sang Dewi Keadilan.
Setelah jati dirinya terkuak, Alana akhirnya menerima tugas untuk menumpas kejahatan keluarga Mateo.
Seperti apakah perjalanan Alana dalam misinya menyelamatkan umat manusia yang terancam akibat keserakahan keluarga Mateo?
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!