Suara.com - Akun Twitter Divisi Humas Polri @Div_Humas_Polri mendadak dipenuhi komentar miring dari warganet usai mengunggah konten komik terkait aksi Dirbinmas Polda Riau Kombes Wendry Purbyantoro memborong sapu lidi untuk dibagikan ke masjid. M
ereka menilai aksi sosial yang diankat ke dalam konten komik tersebut terkesan hanyalah pencitraan semata.
Dalam unggahan komik di akun @Div_Humas_Polri tersebut diceritakan Wendry memborong sapu lidi dari seseorang pedagang. Dia lantas menyuruh anggota yang disebut bernama Presisi untuk membagikan ke masjid-masjid.
"Udah kerja ga becus banyak tingkah, sekalinya berbuat baik riya banget, itu nama lengkap sempe jabatan & gelar," tulis komentar akun @Faishalxxxxx.
"Kok ada yaaa org hafal nama panjang sampe gelar nya, sekalian aja ketik silsilah keluarganya," sindir akun @yamaxxxxx.
"riya yang tidak tertangkap kamera akhirnya dibuatkan komik. jadi ngebayangin ilustrator nya di briefing dan diceritain kronologi beli sapu lidi. apa ga nahan ketawa ilustrator nya?" sahut akun @najixxxxx.
Di sisi lain, ada pula pengguna akun @dickyxxxxxxx yang menyarankan Polri fokus menjalankan tugasnya menjaga keamanan di tengah masyarakat untuk menaikan citranya.
"berantas aja genk motor, preman dkk pak bt naikin citra mah..bikin masyarakan merasa aman, anda kan petugasnya," tulisnya.
Baca Juga: Tuntut Keadilan, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Geruduk Mabes Polri
Berita Terkait
-
Jauh-Jauh Dari Malang, Ratusan Aremania Geruduk Mabes Polri, Karena Apa?
-
Puslabfor Cek Suhu Dan Kelembapan 3 Ruangan TKP Sekeluarga Tewas Di Kalideres, Begini Penjelasan Polri
-
Kabar Baik Dari Mabes Polri, Sulastri Anak Petani Digagalkan Jadi Polwan Berpeluang Lulus Jadi Polisi
-
Datangi Mabes Polri Urus Rencana Pelaporan Dede Budhyarto, Politisi Demokrat Ngeluh: Disuruh Cari Keterangan Ahli Bahasa
-
7 Mantan Kapolri Turun Gunung ke Mabes Polri, Lemkapi: Kehadiran Mereka Jadi Energi Baru
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Tak Hanya Dipecat, Bripda Masias Kini Hadapi Proses Pidana, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Jaksa!