Suara.com - Cuitan komikus Kharisma Jati melalui akun Twitter miliknya @KoprofilJati masih menjadi sorotan tajam berbagai pihak lantaran dinilai telah menghina Ibu Negara Iriana Jokowi.
Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Azmi Syahputra menyoroti bahwa perilaku Kharisma Jati tersebut bisa dikategorikan sebagai tindakan pidana yang harus segera diusut.
Mengutip dari Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Azmi mengatakan bahwa cuitan komikus tersebut tidak hanya mengkhianati istri Presiden Joko Widodo, tetapi juga dinilai mengkhianati Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee.
Menurutnya, polisi perlu menangkap dan memeriksa Kharisma Jati agar mempertanggungjawabkan perbuatannya dan untuk mengetahui motif dari cuitannya beberapa waktu lalu.
"Perilaku pelaku dapat dikategorikan sebagai perbuatan tindak pidana, ada baiknya polisi menangkap dan memeriksa pelaku untuk mengetahui motifnya dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Azmi pada Minggu (20/11/2022).
Azmi menilai bahwa cuitan komikus tersebut sangat memalukan bahkan tidak pantas bagi bangsa Indonesia yang baru saja menjadi tuan rumah perhelatan KTT G20. Ia juga turut menekankan bahwa tamu negara juga perlu dihormati.
"Sikap pelaku adalah merupakan wujud tidak menghormati tamu negara termasuk bertentangan hukum dengan kepatutan," ujar Azmi.
Lebih lanjut, Azmi menilai jika akhlak Kharisma Jati sudah hilang dan tidak menjaga keberagaman sebagai ciri dari bangsa Indonesia hingga menimbulkan kegaduhan.
"Perbuatannya telah sengaja bermaksud untuk menghina dan dapat membuat kebencian, kegaduhan dan permusuhan," ucap Azmi.
Baca Juga: Iriana Jokowi Akui Suami Jauh dari Kata Romantis, Tak Pernah Bilang "I Love You"
Perbuatan pelaku menurutnya dapat dikategorikan sebagai tindak pidana, dengan ancaman 4 tahun penjara.
Hal tersebut diatur dalam Pasal 27 ayat 3 juncto 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016.
"Pelaku telah nyata terbukti mentransmisikan atau mendistribusikan tulisan yang muatan penghinaan, pencemaran nama baik termasuk diduga ujaran kebencian dengan sarana informasi elektronik," lanjut Azmi.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan pihaknya telah mendapatkan identitas pemilik akun Twitter yang mengunggah cuitan yang diduga telah menghina istri Presiden Jokowi.
Saat dikonfirmasi apakah identitas terduga penghina Ibu Negara itu adalah seorang komikus berinisial KJ yang berdomisili di Yogyakarta, Vivid enggan membeberkan informasi tersebut. Namun, ia menjelaskan kasus ini telah masuk ranah penyelidikan Dittipidsiber Bareskrim Polri.
Berita Terkait
-
Iriana Jokowi Akui Suami Jauh dari Kata Romantis, Tak Pernah Bilang "I Love You"
-
Bikin Salfok, Sandal Jepit Iriana Jokowi saat ke Masjid
-
Kunjungi Masjid Raya Sheikh Zayed, Sandal Jepit Iriana Jokowi Jadi Sorotan Warganet
-
Ada Unsur Pidana Kasus Dugaan Penghinaan Iriana Jokowi, Kaesang: Saya Nggak Pernah Nyuruh Proses Hukum
-
Geram! Ibu Negara Iriana Jokowi Dihina, Erick Thohir dan Tsamara Amany Kompak Bilang Begini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin