Suara.com - Kondisi Kampung Babakan Gasol, Desa Mekarsari, Cianjur, Jawa Barat tampak begitu memprihatinkan. Pasalnya, hampir semua bangunan di perkampungan tersebut hampir rata dengan tanah imbas gempa yang melanda pada Senin (21/11/2022) siang lalu.
Pantauan langsung Suara.com di lokasi, hampir setiap jalan perkampungan tersebut tertutup puing. Bahkan akses utama dengan lebar kurang lebih 4 meter ini tertutup reruntuhan tembok. Akibatnya, tidak ada kendaraan yang sanggup melintas.
Tak hanya itu, warga di kampung itu juga menerima bantuan, baik berupa logistik maupun medis.
Salah seorang warga setempat, Junaidi mengatakan, saat malam sesaat pasca-gempa melanda, ia bersama warga lainnya harus tidur di alam terbuka. Menyatu dengan alam, tanpa atap.
“Semalem tidur gak pake terpal, langsung terbuka. Untung aja gak hujan semalam,” katanya, saat ditemui Suara.com, Selasa (22/11/2022).
Tenda dengan terpal berwarna biru, bertiang bambu, baru dibangun warga sehari setelah gempa melanda, atau pada Selasa (22/11) siang. Tenda pengungsian itu pun dibangun swadaya, bukan dari pemerintah daerah atau pusat.
“Terpal buat tenda juga beli sendiri. Baru beli tadi siang,” katanya.
Sementara untuk bahan logistik, menurut Junaidi, warga di tempatnya bisa makan hasil dari sumbangan para keluarga korban yang mengirimkan bantuan. Baik berupa bahan mentah ataupun makanan kering seperti biskuit dan roti.
“Ini para keluarga tetangga ada yang ngirim ke sini. Kalau pemerintah sendiri belum,” imbuh dia.
Baca Juga: Gempa Cianjur Berulang Tiap 20 Tahun, Literasi Rendah Picu Banyak Korban
Tag
Berita Terkait
-
Tempuh Perjalanan Bermobil, Presiden Joko Widodo Pastikan Akses Jalan yang Tertutup Akibat Gempa Cianjur Sudah Terbuka
-
Cerita Warga Saat Terjadi Gempa di Cianjur
-
Persib Bandung Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Cianjur
-
Gempa Cianjur Berulang Tiap 20 Tahun, Literasi Rendah Picu Banyak Korban
-
Telepon Jokowi, Presiden UEA Sampaikan Belasungkawa dan Simpati Atas Bencana Gempa Cianjur
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen