Ketika dihampiri Bharada E, wanita itu hanya meminta agar dipanggilkan sopir pribadinya yang berada di sebelah rumah. Tak lama tiba sopirnya, wanita itu pergi tanpa menjelaskan apapun pada Bharad E. Sejak kejadian itu, Ferdy Sambo disebut lebih sering tinggal di rumah pribadi Jalan Saguling.
3. Sambo dan Putri Pisah Rumah
Bhadara E juga mengungkap bahwa Ferdy Sambo tidak tinggal serumah dengan Putri Candrawathi. Bharada E mengatakan Ferdy Sambo lebih sering pulang ke rumah di Bangka sejak peristiwa Putri Candrawathi marah dan ada wanita keluar menangis dari rumah. Sambo disebut hanya sesekali saja mengunjungi kediamannya di Saguling.
"Semenjak kejadian itu, Pak FS jadi lebih sering di Saguling, Yang Mulia," kata Bharada E.
Diungkap juga oleh Bharada E, Ferdy Sambo selalu pulang malam dari kegiatannya yakni sekitar pukul 21.00 WIB ke atas bahkan subuh hari. Jika Ferdy Sambo keluar kantor dijemput oleh rekannya untuk melakukan aktivitas tertentu, maka para ajudan diminta menunggu di kantornya.
Sementara itu Bharada E mengatakan sejauh ini ia tidak pernah melihat adanya ketegangan antara Ferdy Sambo dengan Brigadir J. Keduanya disebut berhubungan baik sampai kemudian terjadi peristiwa pembunuhan di Duren Tiga.
4. Hubungan Dekat Putri dan Brigadir J
Majelis Hakim persidangan sempat menanyakan kepada Bharada E soal tugas yang diemban oleh Brigadir J ketika menjadi ajudan Putri Candrawathi. Sebelumnya Putri mengatakan Brigadir J hanyalah seorang sopir.
Namun dengan tegas Bharada E mengatakan bahwa Yosua adalah ajudan Putri satu-satunya. Bharada E juga mengatakan tidak ada sopir khusus bagi Putri Candrawathi.
Baca Juga: Diungkap Bharada E! Bripka Ricky Berniat Tabrak Mobil Agar Brigadir J Celaka Sepulang Dari Magelang
Hakim yang penasaran kembali bertanya kepada Bharada E apakah Brigadir J selalu pergi berdua dengan Putri. Bahkan hakim mencecar pertanyaan kepada Bharada E terkait dengan seberapa dekat hubungan Brigadir J dan Putri. Bharada E yang bersaksi dalam kursi sidang menyebut keduanya kerap bercanda dan memang dekat.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Diungkap Bharada E! Bripka Ricky Berniat Tabrak Mobil Agar Brigadir J Celaka Sepulang Dari Magelang
-
Bharada E Berbohong karena Diperintah Ferdy Sambo, Sekelas Kapolri sampai Kena Prank!
-
Ketakutan, Bharada E Dihantui Sosok Brigadir J Dalam Mimpi Selama 3 Minggu Usai Penembakan
-
Bharada E Merasa Berdosa dan Akui Salah Turuti Ferdy Sambo, Ini Alasannya Tak Berani Menolak
-
Doa Eliezer, Tangisan Sambo dan Erangan Yosua Warnai Penembakan di Duren Tiga
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah