Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi kinerja PT PLN (Persero) dalam menyukseskan pelaksanaan rangkaian Presidensi G20 Indonesia hingga acara puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15-16 November 2022 lalu. Apresiasi itu diberikan atas kerja keras serta dukungan PLN dalam pengamanan infrastruktur kelistrikan sehingga acara berlangsung dengan listrik tanpa kedip.
Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh BUMN yang ikut menyukseskan G20. Erick berpesan agar kesuksesan G20 tidak membuat BUMN berpuas diri.
"Di BUMN kita sudah berbuat yang luar biasa saat ini. Image kita luar biasa tetapi tidak bisa berpuas diri karena setelah G20 sekarang kita ditantang lagi berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain," kata Erick.
Erick berharap kesuksesan yang dicapai BUMN dalam penyelenggaraan G20 ini terus dilanjutkan dan menjadi cetak biru kerja BUMN. Erick mengingatkan, G20 telah membuat Indonesia sejajar dengan negara-negara maju.
Karena itu, BUMN harus terus menjaga kinerjanya agar semakin banyak BUMN yang menjadi perusahaan global.
"Jangan kita hanya terjebak di birokrasi yang tidak penting di dunia yang sedang berubah. Ini akhirnya akan membuat posisi kita sebagai bangsa terus merosot. Ini pesan saya dan saya harapkan jangan setelah G20 berakhir, proses ini juga selesai," katanya.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pemberian apresiasi ini menjadi hadiah spesial bagi seluruh insan PLN yang bekerja keras selama setahun terakhir.
"Malam ini adalah malam yang spesial, Bapak menteri BUMN Pak Erick Thohir memberikan apresiasi kepada PLN atas kerja kerasnya dalam mendukung suksesnya KTT G20," ujar Darmawan.
Untuk menyukseskan pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia ini, kata Darmawan, bukanlah hal mudah. Menurutnya, seluruh insan PLN bekerja keras untuk memastikan pelaksanaan G20 berjalan lancar, mulai dari pasokan listrik hingga menjalankan semua program transisi energi untuk menunjukan komitmen bangsa Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emission di 2060 mendatang.
Baca Juga: Catat Nih! 5 Kritikan PDIP untuk Relawan Jokowi, Apa Saja Ya?
Selain menghadirkan listrik yang andal selama gelaran KTT G20, PLN juga memaksimalkan infrastruktur dan seluruh fasilitas untuk mendukung penggunaan mobil listrik yang menjadi kendaraan operasional para delegasi. PLN bukan hanya berhasil membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Home Charging tetapi juga memastikan kelancaraan dan keamanaan pengisian mobil listrik selama KTT G20 berjalan dengan lancar.
Karena itu, Darmawan mendedikasikan apresiasi ini kepada seluruh insan PLN yang telah bekerja siang dan malam demi mensukseskan Presidensi G20.
"Ini membutuhkan suatu perjuangan yang sangat berat, ini membutuhkan pengabdian, dan pengorbanan yang luar biasa. Untuk itu malam ini adalah malam yang spesial, ini malam miliknya PLN, hadiah apresiasi yang diberikan langsung oleh Pak Erik," ujar Darmawan.
Darmawan juga memastikan PLN bekerja lebih keras ke depan, sesuai dengan arahan Menteri BUMN. Capaian ini, kata Darmawan akan memacu PLN untuk membangun perusahaan lebih sehat.
"Beliau mengucapkan terima kasih dan apresiasi, untuk itu ini adalah suatu capaian bahwa ke depan PLN akan bekerja lebih keras lagi, akan berdedikasi dan akan membangun perusahaan yang lebih sehat," ujarnya.
Berita Terkait
-
Dukung Kelistrikan di Posko Pengungsian Cianjur, PLN Siapkan Layanan Sambung Sementara
-
Cucu Presiden Joe Biden Bikin Heboh: Pakai Bikini di Seychelles
-
Indonesia Tengah Fokus Bangun Jaringan dari Hilirisasi hingga Digitalisasi
-
Jokowi Sebut Semua Kepala Negara Pusing Usai G20
-
Keroyokan para menteri mendulang manfaat untuk keberhasilan KTT G20
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional