Sebagai orang nomor satu di Indonesia, Presiden Jokowi yang bertanggungjawab pada segala aspek di Indonesia ternyata kerap kali dikagetkan dengan beragam isu yang terjadi. Seperti yang terjadi baru-baru ini terkait dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser, Kalimantan Timur.
Diketahui, efek dari pembangunan tersebut membuat Presiden Jokowi kaget. Presiden Jokowi mengklaim bahwa investasi di IKN ini kelebihan kapasitas. Presiden Jokowi mengaku terkejut karena investor tersebut jumlahnya meningkat sampai dengan 25 kali lipat.
Isu investor IKN membludak ini bukan isu pertama yang membuat Presiden Jokowi kaget. Sebelumnya, Presiden Jokowi juga pernah dikagetkan dengan beberapa isu yang terjadi di Indonesia, apa saja? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Kaget Gaji Guru Rendah
Pada tahun 2019, Presiden Jokowi bersilaturahmi dengan 371 orang dari Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI). Presiden Jokowi mendapatkan laporan yang mengejutkan bahwa masih ada guru yang memiliki gaji di bawah UMR.
Pada saat itu, Pembina PGSI, Abdul Kadir Karding di Istana Negara pada hari Jumat (11/1/2019), melaporkan bahwa para guru rata-rata berpenghasilan Rp 300-400 ribu per bulan yang belum bersertifikasi.
Presiden Jokowi pun kemudian dipersilahkan berpidato, merespons laporan yang disampaikan oleh Karding tersebut.
Dalam pidatonya tersebut, Presiden Jokowi seolah tidak percaya ada guru yang bergaji ratusan ribu rupiah per bulannya.
"Tadi saya dengar dari Pak Ketua ada gaji Rp 300-500 ribu. Dalam hati saya tidak percaya. Tetapi kalau yang ngomong Pak Ketua, ya saya harus percaya bahwa memang masih ada," kata Jokowi.
Jokowi menyebut bahwa guru sendiri mempunyai peran yang penting dalam pendidikan untuk generasi masa depan. Presiden Jokowi bertanya-tanya tentang inpassing atau penyesuaian pangkat dan sertifikasi guru yang diimplementasikan di lapangan.
"Peranan Bapak/Ibu sentral. Oleh sebab itu, saya mau selesaikan persoalan tadi yang disampaikan, berkaitan dengan inpassing dan sertifikasi. Saya nggak tahu kenapa nggak rampung, problem ada di mana. Mungkin ada yang bisa maju dan cerita, blak-blakan saja," ujar Jokowi sembari meminta salah satu guru untuk menceritakan kendala-kendala di lapangan.
2. Kaget Orang Indonesia Pilih Berobat Ke Luar Negeri Sampai Sedot Devisa
Pada bulan Oktober lalu, Presiden Jokowi dikagetkan dengan fakta bahwa masyarakat Indonesia lebih senang berobat ke luar negeri dibandingkan di negerinya sendiri. Bahkan, masyarakat Indonesia rela untuk menghabiskan triliunan rupiah di negeri orang.
Presiden Jokowi menyebut bahwa biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri dalam setahun bisa mencapai hampir Rp 100 triliun. Oleh karenanya, banyak cadangan devisa tersedot.
"Saya juga kaget, masyarakat kita yang periksa ke luar negeri setahun habis US$ 6 miliar lebih sedikit, US$ 6 miliar berarti hampir Rp 100 triliun ada yang ke Singapura, ada ke Malaysia, ada yang ke Jepang," ucap Jokowi saat meresmikan pabrik biofarmasi PT Etana Biotechnologies Indonesia di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta, Jumat (7/10/2022).
Berita Terkait
-
Iriana Jokowi Turun Tangan Pilih Souvenir Tamu VIP Pernikahan Erina Gudono - Kaesang Pangarep, Harganya Fantastis??
-
Panda Nababan Ungkap Hubungan Dingin Jokowi-JK di Periode Pertama, Andi Widjajanto Sempat Jadi Korban
-
Catatan Jokowi Nikahkan Seluruh Anaknya saat Jabat Presiden: 2 Periode, 3 Menantu, 5 Cucu
-
Ditawarkan ke Banyak Investor, IKN Dianggap Dijual Murah
-
Kaesang Pangarep Jalani Tradisi Pingitan Jelang Menikah, Presiden Jokowi: Dia di Kantor Jakarta, Tetap Kerja
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam