Suara.com - PT PLN (Persero) meraih penghargaan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkontribusi untuk membangun negeri, terutama dalam menjaga roda perekonomian di masa pandemi. Penghargaan sebagai BUMN Berprestasi ini diberikan secara langsung kepada PLN melalui Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly pada acara Metro TV "Kenduri Bagimu Negeri BUMN Berprestasi", Minggu, (4/12/2022).
Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Riset, dan Inovasi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Montty Girianna menjelaskan, energi merupakan bagian penting dalam semua kegiatan ekonomi. Maka itu, pasokannya mesti terjaga dan tidak boleh terganggu. Oleh sebab itu, PLN memiliki peranan yang besar dalam menjaga perekonomian nasional.
"Jadi sebetulnya, tidak boleh ada sedetik pun istilahnya pasokan energi berkurang atau istilah kerennya security energy. Ini sebetulnya peranan BUMN," katanya.
Direktur Keuangan PLN, Sinthya Roesly mengatakan, apresiasi ini menjadi pemicu bagi PLN terus berkontribusi bagi negara tak hanya dari sisi keuangan saja, namun juga kontribusi lain baik dari sisi keandalan pasokan listrik maupun lewat Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
"Apresiasi yang diberikan kepada PLN hari ini kami kira bukan hanya memberikan kontribusi dalam bentuk deviden, namun kami selama pandemi kemarin juga berkontribusi menjaga keberlangsungan listrik dan memberikan stimulus dari pemerintah melalui PLN langsung ke masyarakat" ujar Sinthya.
Ia menjelaskan kontribusi secara langsung kepada masyarakat selama pandemi berupa stimulus dari pemerintah melalui PLN seperti diskon tarif listrik, tarif listrik gratis untuk masyarakat tidak mampu, maupun pembebasan abodemen.
Langkah pemerintah dan PLN tersebut mampu membantu masyarakat bertahan selama pandemi melanda dari sisi ketahanan ekonomi, serta menjadi jaring pengaman dari dampak pandemi ke masyarakat secara langsung.
"Kami juga PLN melakukan support terhadap keandalan listrik bagi rumah sakit dan pabrik oksigen pada waktu itu. Kami melalui anak usaha, memberikan dan menyuling oksigen medis ke rumah sakit. Kami juga melaksanakan TJSL ke masyarakat terdampak," tambah Sinthya.
Khusus mengenai deviden, kata Sinthya upaya PLN selama pandemi selain bisa berkontribusi secara langsung kepada masyarakat juga secara bersamaan perusahaan menjaga keuangan tetap sehat. Hal ini tercermin dari laporan keuangan tahun 2021 merupakan laporan keuangan terbaik sepanjang sejarah.
Baca Juga: Produksi Energi Bersih, PLN Group Manfaatkan Co-firing Biomassa Gantikan Batu Bara
"Tahun 2021 kami berhasil mencetak kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah 77 tahun berdiri. Selama covid kami memaksimalkan keandalan listrik sambil menjaga kondisi keuangan perusahaan," ujar Sinthya.
Sinthya memastikan PLN akan terus menjalankan transformasi sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih lagi bagi negara dengan tetap menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
"Kami sekali lagi berterimakasih atas apresiasi yang diberikan kepada PLN dan kami berkomitmen akan terus selalu berkontribusi bagi negara," tutup Sinthya.
Berita Terkait
-
Contact Center PLN 123 Borong 5 Penghargaan Gold di Global Contact Center World 2022
-
Best 5 Oto: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Patroli, Menteri Bintang Puspayoga Pakai Motor Listrik, Ajak Mobil Olah Raga
-
PLN UID Jakarta Raya Adakan Diskusi Kendaraan Listrik dan Gelar Konvoi
-
IDSurvey Berikan Penerangan Listrik di 18 Desa Kabupaten Banyumas
-
Menteri Erick Thohir Blak-blakan Arah Bisnis PLN ke Depan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar
-
Bukan Bertemu Oposisi, Istana Jelaskan soal Pertemuan Prabowo dengan Siti Zuhro hingga Abraham Samad
-
Relawan Prabowo Tegas Tolak Polri di Bawah Menteri, Singgung Ancaman Keamanan
-
Gas N2O Disorot Usai Kasus Lula Lahfah, Polisi Akui Belum Bisa Tindak: Tunggu Regulasi
-
Polisi Segera Buka Kartu Soal Kasus Penganiayaan yang Menjerat Habib Bahar
-
Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Masuk Level Waspada
-
Kronologi Habib Bahar Jadi Tersangka: Dijerat Pasal Berlapis, Dijadwalkan Diperiksa 4 Februari
-
Berawal dari Ingin Salaman, Anggota Banser Diduga Dikeroyok: Habib Bahar Kini Resmi Jadi Tersangka
-
Teriakan Histeris di Sungai Tamiang: 7 Taruna Akpol Selamatkan Remaja yang Hanyut di Aceh