Suara.com - PT PLN (Persero) meraih penghargaan untuk layanan Contact Center (CC) PLN 123 dalam ajang kompetisi 'Global Contact Center World 2022'. Tak tanggung-tanggung, PLN membawa pulang 5 penghargaan tertinggi yakni Gold pada ajang internasional tersebut.
Dalam gelaran bergengsi yang diikuti oleh 187 perusahaan dari 16 Negara di Amerika, Eropa, Timur Tengah dan Afrika, PLN berhasil meraih Gold untuk kategori Best in Customer Service, Best Social Media, Best Contact Center, Best Community Spirit, dan Best Sales Campaign.
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo bersyukur layanan pelanggan PLN mendapatkan penghargaan lima kategori tertinggi sekaligus. Apalagi, Global Contact Center World Award (GCCWA) ini merupakan ajang tahunan kompetisi Contact Center berskala internasional yang diikuti oleh perusahaan terbaik dari seluruh dunia.
"Alhamdulillah segala puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, pada hari Sabtu tanggal 3 Desember 2022, CC PLN 123, meraih 5 Gold dari 5 kategori yang diajukan dalam ajang kompetisi Global Contact Center World Award 2022," kata Darmawan.
Darmawan mengatakan, tahun 2022 merupakan kali ke-2 PLN mengikuti ajang Internasional tersebut. Dan, penghargaan yang diterima PLN pada tahun ke-2 ini mengalami peningkatan dari tahun 2021 yang meraih 3 Gold.
Menurutnya, pengakuan internasional tersebut menjadi bukti kualitas layanan yang diberikan PLN untuk masyarakat yang diharapkan bisa menjadi cambuk bagi PLN untuk terus meningkatkan kinerja, sehingga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan.
"Penghargaan ini merupakan penyemangat bagi kami untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan," lanjutnya.
Darmawan menambahkan, penghargaan tersebut juga menjadi bukti transformasi PLN di mana customer focused merupakan aspirasi yang menjadikan PLN sebagai pilihan nomor satu pelanggan dalam solusi energi.
“Kami optimistis, manajemen pelanggan PLN akan semakin baik di era digital ini. Seluruh insan PLN siap mendukung kebutuhan pelanggan melalui contact center yang kian terintegrasi,” pungkas Darmawan.
Baca Juga: Anak-Anak Korban Gempa Cianjur Gembira Bersama Relawan PLN di Posko Pengungsian
Berita Terkait
-
PLN UID Jakarta Raya Adakan Diskusi Kendaraan Listrik dan Gelar Konvoi
-
Menteri Erick Thohir Blak-blakan Arah Bisnis PLN ke Depan
-
Tunjang Kegiatan Operasional Kantor, PLN UP3 Kota Tanjungpinang Gunakan Motor Listrik
-
Kolaborasi Gelar EV Fun Day di Bandung, PLN Siap Akselerasi Ekosistem Kendaraan Listrik
-
PLN Siaga Atasi Gangguan Akibat Erupsi Gunung Semeru
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik