Suara.com - Mantan anggota Polres Samarinda, Ismail Bolong sempat menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri pada Selasa, (06/12/2022). Hal ini terungkap setelah sang pengacara, Johanes Tobing datang ke Bareskrim Mabes Polri untuk mendampingi kliennya.
Namun, hal ini menjadi sorotan karena Johanes Tobing diketahui datang sendirian tanpa sang klien. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi?
1. Masuk Bareskrim lewat basement
Ketidakhadiran Ismail Bolong yang seharusnya datang bersama sang pengacara, Johanes, terkuak setelah muncul kabar bahwa Ismail Bolong telah hadir di Bareskrim sejak pukul 11.00 WIB. Namun, Ismail diketahui masuk Bareskrim melalui basement gedung Bareskrim untuk menghindari kerumunan media.
Hal ini juga dikonfirmasi langsung oleh Diktipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pipit Rismanto. Pipit membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Ismail Bolong.
"Iya betul (hadir di Bareskrim). Sedang dalam pemeriksaan," ujar Pipit.
2. Sempat mangkir
Ismail sebelumnya sempat dipanggil oleh Bareskrim pada 29 November 2022 lalu. Namun panggilan ini tidak dipenuhi oleh Ismail dengan alasan sakit. Pemanggilan ini pun tetap dilanjutkan, termasuk memanggil sang anak dan Istri yang diduga juga terlibat dalam kasus tambang ilegal di Kaltim dan memegang jabatan penting disana.
3. Polisi cekal Ismail ke luar negeri
Baca Juga: Kasus Tambang Ilegal: Ismail Bolong Bantah Bertemu dan Suap Kabareskrim
Menuju hari pemeriksaannya, pihak kepolisian pun segera mengajukan pencekalan kepada Ismail Bolong agar tidak bisa keluar negeri dalam waktu yang telah ditentukan. Hal ini juga dikonfirmasi oleh Kepala Subbagian Humas Dirjen Imigrasi, Ahmad Nursaleh, mengkonfirmasi adanya permintaan dari Mabes Polri tersebut. Pencekalan ini pun berlaku sejak tanggal 3 hingga 22 Desember 2022.
"Pencegahan tersebut atas usulan Polri dalam keadaan mendesak," ujar Nursaleh.
4. Diperiksa hingga dini hari
Ismail yang diketahui diperiksa oleh pihak Bareskrim hingga tengah malam sejak pukul 11.00 WIB. Hingga pukul 00.00, tidak ada tanda-tanda Ismail keluar dari gedung Bareskrim, terlebih lagi dirinya yang sebelumnya masuk ke Bareskrim secara diam-diam.
Sang pengacara, Johanes pun akhirnya keluar dari Bareskrim pada pukul 00.39 WIB tanpa kehadiran Ismail Bolong disampingnya.
5. Dinyatakan sebagai tersangka
Walaupun sebelumnya Kapolri Listyo Sigit sempat mengungkap akan segera mengumumkan status Ismail Bolong, namun nyatanya sang pengacara Johanes Tobing pun mengaku bahwa sang klien resmi dijadikan tersangka dalam kasus tambang ilegal ini dan ditahan oleh Bareskrim hingga waktu yang telah ditentukan.
Johanes pun mengaku telah membela kliennya selama pemeriksaan, namun ia mengaku bahwa penetapan status merupakan wewenang penyidik Bareskrim sepenuhnya.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Kasus Tambang Ilegal: Ismail Bolong Bantah Bertemu dan Suap Kabareskrim
-
13 Jam Diperiksa di Bareskrim, Ismail Bolong Akhirnya Ditahan Hari Ini
-
Terkesan Ditutup-tutupi, Ismail Bolong Ternyata Sudah Diperiksa Bareskrim Sejak Selasa Pagi
-
Kuasa Hukum Tinggalkan Ismail Bolong saat Masih Diperiksa Terkait Kasus Tambang Ilegal, Langsung Ditahan?
-
Ismail Bolong Sudah di Bareskrim Polri: Dalam Pemeriksaan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG