Suara.com - Politisi PDIP Ruhut Sitompul mengunggah potongan video mengenai Ustaz Abdul Somad (UAS) yang berisi ceramah bom bunuh diri.
Faktanya, video tersebut merupakan potongan video lama yang sempat viral dan sudah UAS klarifikasi.
"Waspada waspada waspadalah karena kalau ini secara terang benderang disampaikan sangat b e r b a h a y a, karena tingkat penalaran yg mendengar tidak sama jadi tolong diwaspadai Aparat Kepolisian sebagai Kamtibmas MERDEKA," tulis @ruhutsitompul dikutip Suara.com pada Jumat (09/12/2022).
Dalam video tersebut, UAS menyebut bahwa gerakan bunuh diri adalah gerakan mati syahid dan bukan mati konyol.
UAS kemudian menjelaskan dalil di balik pernyataannya. Menurutnya, apabila memang diperlukan, maka dipersilakan seorang pejuang untuk masuk ke kelompok musuh dan melakukan perlawanan yang membuat lawannya gentar.
Berdasarkan penelusuran, video UAS yang diunggah oleh Ruhut adalah video 4 tahun lalu.
Saat itu, UAS melakukan ceramah selepas sholat subuh di Masjid An-nur, Pekanbaru, Riau. Video klarifikasi pun diunggah oleh FSRMM TV.
UAS mengklarifikasi soal isi ceramahnya tersebut telah dipotong dan diviralkan kembali tanpa konteks yang benar.
"Lalu video itu dipotong ketika beberapa saat yang lalu, saat ada bom panci di Kampung Melayu, video itu viral lagi. Lalu kemudian ada bom di Surabaya, viral lagi. Lalu ada nanti kompor orang meleduk, nanti viral lagi," tutur Abdul Somad, dalam klarifikasinya terkait video yang dipotong itu.
Baca Juga: Punya Daya Ledak Tinggi, Mantan Teroris Sebut Bom di Polsek Astanaanyar Berbahan The Mother Of Satan
UAS secara tegas melarang aksi mati syahid di Palestina disamakan dengan bom bunuh diri.
"Karena saudara kita yang di Palestina itu bukan bunuh diri, tapi mati syahid," tegas UAS.
Namun, video tersebut dipotong seolah UAS mem-framing aksi bom bunuh diri sebagai mati syahid. Lalu, video tersebut disebar setiap kali ada kejadian bom bunuh diri, termasuk di Polsek Astanaanyar.
"Perlu diluruskan beda dengan Palestina dengan luar Palestina. Apa bedanya, karena Nabi membedakan antara non-muslim yang di Mekah dengan non-muslim di Madinah," kata Abdul Somad mengalogikan.
UAS mengingatkan bahwa umat Muslim di Palestina dan luar Palestina memang dibedakan, sebagaimana Nabi yang membedakan antara kaum non-Muslim di Makkah dan Madinah.
Cuitan Ruhut Sitompul itu pun seketika menjadi sorotan yang penuh peringatan dan cibiran.
Berita Terkait
-
Punya Daya Ledak Tinggi, Mantan Teroris Sebut Bom di Polsek Astanaanyar Berbahan The Mother Of Satan
-
Diundang Anggota DPR RI dengan Dp 10 Juta Rupiah, Ustadz Abdul Somad Meradang Berikan Penjelasan
-
Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Ditolak Keluarga, Polisi Sampai Harus Lakukan Ini
-
18 Orang Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Bom Bunuh Diri, 3 di Antaranya Keluarga Pelaku
-
Bertemu Istri Korban Bom Bunuh Diri, Kapolri Ingin Anak Aipda Sofyan Jadi Polisi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini