Suara.com - Kuat Ma'ruf mengaku sempat ketakutan pasca insiden penembakan yang menimpa Brigadir Yosua di rumah dinas Ferdy Sambo, Jalan Duren Tiga. Kuat berpikir bahwa dirinya jadi target berikutnya.
Hal itu diungkap Kuat Ma'ruf di persidangan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (5/12/2022).
Diketahui, Kuat Ma'ruf, Ricky Rizal berada di TKP (Tempat Kejadian Perkara) bersama dengan Bharada E dan Sambo saat mengeksekusi almarhum Yosua.
"Saya dengar sekali bapak bilang hajar Card hajar, ditembak sama Richard. Derder enggak tahu berapa kali sampai tengkurep (Yosua) di samping tangga," kata Kuat kepada Hakim Wahyu dikutip dari tayangan Kanal YouTube Kompas.com pada Sabtu, (10/12/2022).
Usai aksi penembakan tersebut, Sambo yang mengomandokan kejadian itu terlihat memberikan gerak-gerik yang mencurigakan. Ketika itu, Kuat menduga bahwa dirinya akan menjadi target berikutnya setelah Yosua.
"Jadi setelah itu, Pak Sambo sempat lihat lihat kebelakang kirain saya, waktu itu saya mau ditembak juga. Ketakutan kan," tuturnya.
"Karena saya berpikir bapak sempat nengok nengok begitu. Saya pikir juga mau ditembak. Ternyata bapak maju ke depan tembak-tembak tembok," lanjut Kuat.
Meski berada di lokasi kejadian, Kuat tak mengakui melihat Sambo melepaskan peluru ke arah Yosua.
"Saya tidak melihat bapak menembak Yosua," jawab Kuat percaya diri kepada Hakim Wahyu.
Baca Juga: Pengacara Richard Eliezer Beberkan Fakta Baru di Sidang Ferdy Sambo
Adapun sebelumnya, Richard telah mempraktikkan posisi Kuat Maruf dan Ricky Rizal yang tak terlalu jauh dengannya saat peristiwa penembakan Yosua di hadapan hakim.
Tak dapat menjawab pertanyaan, Hakim Wahyu menyebut kuat dan Ricky mendadak buta dan tuli saat penembakan terjadi.
"Tapi karena kalian buta tuli makanya saudara tidak mendengar dan melihat. Kan itu yang mau saudara sampaikan," tegas hakim.
Meski kesaksiannya diragukan hakim, supir pribadi keluarga Ferdy Sambo tersebut masih mengaku hanya melihat posisi Yosua jatuh usai ditembak oleh Richard Eliezer. Mendengar hal itu, hakim pun langsung tertawa keheranan.
"Inilah yang ku bilang, kalian sudah merencanakan sejak awal (pembunuhan)," ujar Hakim Wahyu.
Sebagaimana diketahui, pada Juli 2022 lalu Brigadir Yosua tewas di Kompleks Polri Duren Tiga. Otak pembunuhan adalah senior korban yaitu Ferdy Sambo.
Berita Terkait
-
Pertanyakan Celana Dalam Putri Candrawathi, Kamaruddin: Kelaminnya Lecet Tidak?
-
Ferdy Sambo Keceplosan Ngaku Tembak Punggung YosuaPakai Pistol Jenis HS
-
Pengacara Richard Eliezer Beberkan Fakta Baru di Sidang Ferdy Sambo
-
Ferdy Sambo Keceplosan Mengakui Tembak Punggung Brigadir J, Pengacaranya Bantah Bilang Ini Yang Sebenarnya
-
Ferdy Sambo Seret Eliezer untuk Dipecat, Begini Respon Pedas Irma Hutabarat: Hati dan Pikirannya Keji Banget!
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026