Suara.com - Polisi mengungkapkan keributan yang terjadi antara pengendara mobil dan pemotor hingga mengacungkan pistol di depan Apartemen Grand Pakubuwono, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Keributan itu dipicu urusan saling salip kendaraan.
"Kalau keterangan si korban, katanya dia salip dari jalan arah Ciledug itu dia ini. Sesudah salip-salipan gitu, mungkin yang motornya di depan mungkin mobilnya mau nyalip gimana, terus panas," kata Kapolsek Kabayoran Lama Kompol Widya Agustiono kepada wartawan, Sabtu (10/12/2022).
Merasa tak terima disalip, pemobil lantas turun dari kendaraannya. Pemobil, kata Widya, sontak emosi.
"Terus motornya mau minggir tapi butuh waktu, nggak sabaran, ya, akhirnya, ya, jadi kayak emosi seperti itu," ungkapnya.
Keduanya pun terlibat keributan di pinggir jalan. Aksi kedua pengendara itu kemudian menjadi tontotan warga yang melintas.
"Cuma karena ada konflik di jalan itu, masalah salip-salipan jadi mungkin emosi, yang mobil suruh motor itu minggir," ujarnya.
Satpam Apartemen Diperiksa Polisi
Sebelumnya, polisi sedang menyelidiki kasus pemobil yang diduga menodongkan pistol ke arah seorang pemotor sewaktu terlibat keributan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pemotor itu pun dicari polisi untuk dimintai keterangan.
"Korbanya sedang kita cari, buat kita arahkan laporan ke polsek biar nanti jelas. Kalau sudah dapat biar buat laporan resminya," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Widya Agustiono kepada wartawan, Jumat (9/13/2022).
Baca Juga: Kasus Koboi Jalanan Anggota TNI Todong Pistol di Tol, Kapten RS Masih Ditahan Kemhan
Widya mengatakan pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian tepatnya di depan Apartemen Grand Pakubuwono Terrace. Adapun saksi yang sudah diperiksa yakni satpam yang ada di lokasi.
"Tadi baru kita cek saksi, sekuriti yang di TKP," ungkap Widya.
Berita Terkait
-
Heboh Aksi Koboi Pria di Kebayoran Lama, Ngamuk Acungkan Pistol Gegara Mobil Disenggol Pemotor
-
Aksi Koboi Pemobil Berpelat B 649 Todong Pistol di Kebayoran Lama, Polisi Cari Korbannya karena Alasan Ini
-
Viral! Polisi Ngamuk Rumahnya Dilempar Sampai Todong Pistol ke Para Santri, Padahal Salah Orang
-
Briptu AH Ditahan dan Pistol Disita Propam Buntut Todong Santri di Kabupaten Gowa
-
Polda Metro Jaya Telusuri Asal Pistol FN Milik Perempuan Bercadar yang Berkeliaran di Dekat Istana
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan
-
Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!
-
Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah
-
Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar