News / Nasional
Senin, 12 Desember 2022 | 12:31 WIB
Jokowi dan Budiman Sudjatmiko (kolase)

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko mengungkap cerita pertama kali dirinya bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Budiman menyebutkan bahwa dia pertama kali bertemu dengan Jokowi saat akan menyalonkan diri sebagai Wali Kota Solo. Pertemuan mereka bermula di sebuah bus.

Kala itu Budiman menyebutkan bahwa dia diminta untuk membantu suksesi Wali Kota Solo oleh PDIP. Dia diminta untuk membantu Jokowi dalam kontestasi daerah tersebut.

"Saya diminta oleh partai untuk membantu seorang calon yang sudah diputuskan oleh PDI Perjuangan, namanya Jokowi, awalnya kok aneh, oh namanya Joko Widodo tapi dipanggil Jokowi, saya belum tahu wajahnya seperti apa," ujar Budiman dalam perbincangannya di kanal YouTube Seword TV.

Tokoh reformasi Budiman Sudjatmiko. [ANTARA/Sumarwoto]

Mendapat utusan partai, Budiman kemudian berangkat ke Solo dengan menggunakan pesawat dari Jakarta.

"Tapi dari terminal ke pesawatnya naik bus, di bus semua kenal saya di situ ada dua orang duduk, satu saya kenal namanya Pak FX Rudyatmo," ungkap Budiman.

"Sebelahnya ada orang duduk senyam-senyum, semua orang di bus nyapa saya dan di bus itu tidak ada yang nyapa orang itu. Saya senyum, pak FX bilang lah ini Pak Jokowi," imbuhnya.

Mengetahui orang yang disebalah FX Rudyatmo adalah sosok yang disebut Jokowi, Budiman langsung bersalaman dan bersapa untuk bertemu di Solo.

Tangkapan layar - Presiden Jokowi saat memberikan sambutan secara daring dalam Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 dipantau di Jakarta, Selasa (29/11). (ANTARA/Indra Arief)

Budiman menyebutkan bahwa di bus yang ia tumpangi itu tak ada satupun yang menyapa Jokowi.

Baca Juga: Sudah Diundang Tapi Tak Datang, Rizal Ramli Malah Nyindir Pedas Nikahan Kaesang

"Di bus itu tak ada satu orang pun menyapa Jokowi, apa hikmah dari itu? membuat seseorang menjadi tidak terkenal menjadi terkenal itu soal momentum, momentum sejarah," ungkap Budiman.

"Itu momentum sejarah Pak Jokowi, itu semesta bergerak dengan cara unik, peristiwa di bus itu menjelaskan bagaimana popularitas bergerak, tapi sejarah dan alam memang berpihak pada mereka yang punya ketulusan," imbuhnya.

Load More