Suara.com - Pakar kebijakan publik menilai persona sederhana yang kerap ditampilkan oleh Presiden Joko Widodo hanya merupakan gimmick dan terbongkar melalui megahnya acara pernikahan sang putra.
Dilansir dari Warta Ekonomi, ekonom dan pakar kebijakan publik Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat, mengatakan upaya pencitraan Jokowi itu akhirnya terbongkar di pernikahan putra bungsunya, Kaesang Pangarep, pada akhir pekan lalu.
“Dikabarkan bahwa mahar Kaesang kepada Erina [Gudono] berupa uang dengan nominal Rp 300 ribu dan mahar tambahan yang tidak disebutkan. Kabar ini sangat menonjol diberitakan di media yang mengesankan kesederhanaan,” kata Achmad dalam keterangan tertulisnya pada Senin (12/12).
“Dan kabar terakhir diberitakan bahwa mahar tambahan tersebut berupa logam mulia sebanyak empat keping logam emas yang terdiri atas 10 gram, 12 gram, 20 gram, dan 22 gram,” tambahnya.
Namun, angka-angka yang terlihat sederhana itu tidak berbanding lurus dengan gelaran acara yang mewah.
“Tapi yang dipertontonkan ke publik adalah sebuah pesta megah bak pangeran,” kata Achmad. “Adapun model pernikahan seperti ini jarang sekali ditemui di kalangan masyarakat, lebih mirip keluarga-keluarga konglomerat,” tambahnya.
Selain menganggap acara pernikahan Kaesang-Erina berbanding terbalik dengan citra sederhananya, Achmad juga menilai Jokowi telah melanggar aturan yang dibuat untuk pejabat-pejabat negara.
Berdasarkan peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), pejabat negara harus membatasi jumlah undangan resepsi penyelenggaraan acara seperti pernikahan, tasyakuran, dan acara sejenis lainnya maksimal 400 undangan dan membatasi jumlah peserta yang hadir tidak lebih dari 1.000 orang.
Pejabat pemerintahan juga diharapkan tidak memperlihatkan kemewahan dan/atau sikap hidup yang berlebihan serta memperhatikan prinsip-prinsip kepatutan dan kepantasan sebagai rasa empati kepada masyarakat.
Berdasarkan ketentuan ini, Achmad menilai Jokowi telah melanggar aturan yang ia buat sendiri.
“Juga, jumlah undangan yang menurut aturan yang dibuat sendiri oleh pemerintahan Jokowi tidak boleh Lebih dari 1.000 orang, tetapi beliau sendiri yang melanggarnya,” komentarnya.
Ia berpandangan bahwa, pada hakikatnya, setiap warga negara bebas mengundang sebanyak apa pun tamu dalam sebuah acara. Namun, ia menegaskan bahwa sebagai kepala negara, Jokowi harusnya mampu menunjukkan komitmen terhadap aturan-aturan yang berlaku.
Berita Terkait
-
Deddy Corbuzier Kondangan Jakarta-Solo PP Satu Hari, Netizen: Naik Pesawat kayak Naik Angkot
-
Meryl Minta ke Menteri PUPR Perbaiki Jalan Rusak di Sumut Saat Acara Nikahan Kaesang, Ini Respons Pak Basuki
-
Kaesang Pangarep Sedih, Bandingkan Foto Keluarga di Pernikahannya dengan Para Kakak, Warganet: Namanya Juga Anak Bungsu
-
Curhat Foto Keluarga di Pernikahannya Dengan Erina Gudono, Kaesang: Ada Bocil Pakai Kutang Doang
-
Ketua MPR Dengungkan Isu Penundaan Pemilu 2024, Masinton PDIP: Tidak Bisa Karena Kepuasan Publik Pada Kinerja Jokowi
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat
-
Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen
-
Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi
-
Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang
-
3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan