Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah menjadi perbincangan lagi. Setelah sebelumnya lupa dengan lirik lagu Maju Tak Gentar, kini dianggap tak mampu membedakan kain jarik dengan batik.
Pada video yang diunggah oleh @MurtadhaOne1 terlihat Anies Baswedan sedang berada di podium dan mengatakan,“Dan yang namanya batik itu dipakainya kain, bapak ibu. Batik itu dipakainya untuk sarung. Tidak baik. Tidak ada orang pakai batik di buat baju," ujar Anies.
“Kain itu yang dipakai di bawah, dipakai untuk baju. Dan ketika pertama kali digunakan, orang menengok ini tidak sopan. Ini Pelanggaran.Diikuti banyak orang. Sekarang jadi baju batik identitas Indonesia. Pelanggaran itu,” imbuh Anies.
Lantas, apa sih sebenarnya perbedaan kain jarik dan batik?
Perbedaan Kain Jarik dan Kain Batik
Tidak ada perbedaan spesifik mengenai kain jarik dan kain batik. Perbedaan kain jarik dan batik cenderung pada fungsinya. Kain jarik juga banyak yang bermotif batik. Kain jarik biasanya digunakan untuk bawahan dalam kegiatan sehari-hari masyarakat Jawa. Sedangkan penyebutan batik, fungsinya dapat bergantung pemak
Kain jarik merupakan salah satu jenis kain asal Indonesia khususnya Pulau Jawa. Pada umumnya, kain ini digunakan oleh masyarakat Jawa Tengah dan Timur.
Kain batik dan kain jarik adalah material busana yang sama. Terkadang hadir dengan corak yang berbeda-beda.
Kain jarik lebih banyak digunakan pada acara resmi atau prosesi adat budaya. Coraknya pun beragam dan inovatif seiring berkembangnya jaman.
Baca Juga: Indonesia Bakal Hancur Kalau Anies Baswedan Jadi Presiden 2024, Ruhut Sitompul: Benar! Ngeri Kali!
Karya kain jarik dan kain batik terkadang terinspirasi dari berbagai hal. Salah satunya yakni motif batik Parang Lereng seperti huruf S yang menurun.
Motif huruf S yang tak putus-putus ini terinspirasi dari gelombang laut. Ombak laut yang terus menerus datang menginspirasi tak putusnya corak ini.
Makna masing-masing corak batik pun beragam. Mulai dari ketajaman berpikir hingga adanya kepemimpinan. Motif batik ini dulunya tak boleh digunakan sembarang orang dan hanya boleh kerabat kerajaan. Besar kecil motif batik menunjukkan status sosial di lingkungan keraton.
Kain batik juga dapat diubah menjadi berbagai model busana lain. Sementara itu, kain jarik juga bisa berfungsi sebagai alat untuk menggendong bayi, selain dipakai untuk padu padan busana adat jawa.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Indonesia Bakal Hancur Kalau Anies Baswedan Jadi Presiden 2024, Ruhut Sitompul: Benar! Ngeri Kali!
-
Anies Diduga Tak Hafal Lagu 'Maju Tak Gentar', Mengingat Lagi Momen Roy Suryo Lupa Lirik Indonesia Raya
-
Vespa Batik Special Edition Resmi Mengaspal, Ini Filosofi, Makna Motif dan Harganya
-
Siap Lawan Prabowo di Pilpres 2024, Anies Baswedan Tidak Akan Mengungkit Jasa Partai Gerindra
-
Jadi Tersangka sampai 'Goda' AHY, 5 Dugaan Skenario Istana Jegal Anies Baswedan di Pilpres 2024
Terpopuler
- 8 Sepatu Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan!
- Cek Fakta: Jokowi Resmikan Bandara IMIP Morowali?
- Ramalan Shio Besok 29 November 2025, Siapa yang Paling Hoki di Akhir Pekan?
- 7 Rekomendasi Sepatu New Balance Diskon 70 Persen di Foot Locker
- 3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
Pilihan
-
Kids Dash BSB Night Run 2025 Jadi Ruang Ramah untuk Semua Anak: Kisah Zeeshan Bikin Terharu
-
Profil John Herdman, Pesaing Van Bronckhorst, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Info A1! Orang Dekat Giovanni van Bronckhorst Bongkar Rumor Latih Timnas Indonesia
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
Terkini
-
Sadis! Komplotan Perampok di Tangsel Keroyok Korban, Disekap di Mobil Sambil Dipaksa Cari Orang
-
AHY Pimpin Penyelamatan Korban Banjir Sumatra, Ungkap Penyebabnya Topan Tropis Langka
-
PBNU Makin Panas, Wasekjen Sebut Pemecatan Gus Yahya Cacat Prosedur: Audit Belum Selesai
-
Tangis Ira Puspadewi Kenang Gelapnya Kamar Penjara: Dihindari Teman, Cuma Bisa Ngobrol Sama Tuhan
-
Legislator Nasdem Minta Gelondongan Kayu Pasca-banjir Sumatera Diinvestigasi
-
Update Bencana Sumatera: Korban Meninggal Dunia Jadi 442 Orang
-
Wasekjen PBNU Skakmat Syuriyah: Aneh, Gus Yahya Dipecat Dulu Baru Dicari Faktanya
-
Tragedi Banjir Aceh: Korban Tewas Jadi 96 Orang, 113 Hilang, Puluhan Ribu Keluarga Mengungsi
-
Momen Emosional Ira Puspadewi di Acara Syukuran Usai Bebas Penjara: Ini Mimpi Enggak Ya?
-
Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal