Selanjutnya, jaksa dalam sidang membacakan keterangan Reni saat proses penyidikan. Menurut Reni, Putri memiliki kebutuhan tinggi terhadap figur yang memberi rasa aman, seperti keluarga dan para ajudan yang terpercaya.
"Jadi dia ini ada semacam dependensi secara emosional kepada orang yang bisa menjadi objek bergantungnya, dalam hal ini seperti kepada orang tua, kepada suami," kata Reni.
"Ajudan-ajudan yang dipercayai? Bisa?" tanya jaksa.
"Bisa juga jika ajudan itu memberikan rasa aman kepada dirinya," jawab Reni.
Jaksa juga menanyakan apakah kepribadian Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saling melengkapi atau tidak. Kemudian dijawab Reni bahwa mereka sebagai pasangan suami istri memang saling membutuhkan.
Kuat Ma'ruf
Kuat Ma'ruf disebut Reni memiliki kecerdasan di bawah rata-rata orang seusianya. Menurut ahli psikolog forensik itu, Kuat agak lambat dalam menerima berbagai informasi.
"Kuat Ma'ruf kecerdasannya tergolong di bawah rata-rata populasi orang seusianya, jadi Bapak Kuat ini agak lebih lambat dalam memahami informasi," ujar Reni.
Reni sempat berhenti memberi penjelasan karena tim kuasa hukum Kuat tertawa. Reni yang bersaksi lantas meminta maaf dan izin karena hasil pemeriksaan itu memang harus dibuka di persidangan.
Baca Juga: Bikin Hakim Murka karena Berbohong, Kecerdasan Susi PRT Sambo Sangat Rendah dan Daya Ingatnya Buruk
Reni kemudian diminta jaksa melanjutkan penjelasan. Ia menyebut, meski Kuat lebih lambat dalam menerima informasi, namun sopir keluarga Sambo ini justru memiliki kemampuan memahami nilai moral.
Tak hanya itu, Reni juga mengatakan Kuat memiliki tingkat kepatuhan tinggi terhadap atasannya. Namun, sambungnya, Kuat tidak mudah ditebak dan tidak ada kepura-puraan saat menjalankan pemeriksaan.
Richard Eliezer dan Ricky Rizal
Beralih ke dua mantan ajudan Ferdy Sambo, yakni Richard Eliezer dan Ricky Rizal. Menurut Reni, Richard memiliki tingkat kecerdasan rata-rata dengan potensi intelektual yang baik. Terlebih untuk menjalankan tugas-tugas sederhana.
"Secara umum taraf kecerdasannya tergolong rata-rata. Potensi intelektualnya ini digunakan secara maksimal, memiliki kapasitas intelektual yang relatif baik, terutama untuk menghadapi tugas-tugas praktis dan sederhana dalam kehidupan sehari-hari," ucap Reni.
Reni juga menyebut tingkat kepatuhan Richard tinggi, apalagi terhadap figur yang memiliki otoritas. Sementara itu, Ricky Rizal pun disebut memiliki kecerdasan di atas rata-rata dibanding orang seusianya dengan kapasitas memori yang baik.
Berita Terkait
-
Bikin Hakim Murka karena Berbohong, Kecerdasan Susi PRT Sambo Sangat Rendah dan Daya Ingatnya Buruk
-
Punya IQ di Atas Rata-rata, Bharada E Ternyata Cuma Patuh ke Sosok Ini, Siapa?
-
Hasil Tes Kepribadian Putri Candrawathi: Mudah Malu dan Takut karena Sensitif hingga Ketergantungan dengan Ferdy Sambo
-
Tes Kepribadian Putri Candrawathi Terungkap, Jaksa Sampai Dibuat Melongo hingga Ahli Psikologi Forensik Beri Penjelasan Begini
-
Bukti CCTV Rontokkan Tuduhan Sarung Tangan Sambo? Febri Diansyah: Sejak Awal Dakwaan Memang Mengada-ada
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun