Suara.com - Kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah, dengan tegas mengatakan pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua meruapakn tindakan yang salah. Untuk itu Febri setuju agar pelaku yang terbukti terlibat dihukum.
Hal ini disampaikan Febri melalui akun twitter pribadinya @febridiansyah. Meski sebagai kuasa hukum Putri, Febri dengan tegas mengatakan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua yang juga diduga dilakukan Ferdy Sambo adalah perbuatan yang salah.
"Saya tulis ini bukan berarti membenarkan pembunuhan yang tetap salah. Ada korban dan keluarga yang kehilangan. Pelaku tetap harus dihukum seadil-adilnya," kata Febri seperti dikutip Suara.com pada Kamis (22/12/2022).
Sebagai kuasa hukum istri eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Febri juga menginginkan agar persidangan dapat mengungkap hal yang sebenarnya.
"Agar adil, kebenaran harus diungkap dengan terang dan objektif di sidang," jelas Febri.
Febri hanya tidak ingin pihak yang tidak bersalah di kasus pembunuhan Brigadir J atau Yosua juga dihukum bersalah apalagi sampai dicibir.
"Jangan sampai yang tidak melakukan juga dihukum, bahkan dicaci-maki,"
Sebelumnya polri telah menetapkan 5 tersangka di kasus pembunuhan Yosua. Mereka juga tengah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Adapun kelima terdakwa itu adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Berita Terkait
-
Kuat Ma'ruf Cengengesan di Sidang Pembunuhan, Netizen: Sidang Malah Dijadikan Ajang Stand up
-
Hari Ini, Sambo Dalang Pembunuh Yosua Bersaksi untuk Terdakwa Chuck Putranto di Sidang Obstruction of Justice
-
Kecerdasan Kuat Ma'ruf Hanya di Bawah Rata-Rata, Fakta Hasil Asesmen Psikologi dan Sosok 'Tuhan Yesus' di Persidangan
-
Jadi Saksi Meringankan Kasus Brigadir J, Ini Sosok Ahli Pidana yang Bela Sambo dan Putri di Sidang
-
Debat Pengacara Tuding Pakar Pidana Jadikan Ricky Rizal Terdakwa, Saksi Ahli Ngambek: Besok Kami Tak Mau Jadi Ahli!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya
-
Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran
-
Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia