Suara.com - Politisi PDIP Ruhut Sitompul kembali digeruduk netizen. Bermula dari unggahannya di Twitter, ia memposting kalimat pujian terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat berpidato di acara HUT Partai Hanura ke-16 belum lama ini.
Unggahan itu justru memantik banyak respons negatif terhadap Ruhut Sitompul. Kolom komentar penuh diserbu warganet.
"Semakin tinggi pohon semakin kencang angin bertiup di atasnya, begitulah Presiden RI ke 7 Bapak Joko Widodo yang rendah hati," cuit Ruhut Sitompul sebagaimana unggahan twitternya, @ruhutsitompul pada Sabtu (24/12/2022).
Ruhut tidak ketinggalan memberikan semangat kepada Jokowi. Sebagai orang yang lahir di Politik juga, Ruhut menegaskan, kekuatan Jokowi ada pada rakyatnya.
"Terusssssss bekerja untuk Rakyatnya tercinta dan Negara Indonesia kekuatan Mas Jokowi, Rakyat sebagai akarnya yang sangat kuat," tukasnya.
Bukannya mendapat komentar positif dari netizen, Ruhut justru menuai cibiran. Pujian yang diberikan Ruhut dianggap sebagai jilatan semata.
"Setinggi-tingginya anda menyanjung gak bakalan anda diberi jabatan. Karena Pak Jokowi sudah mencatat bahwa anda sebelumnya pernah menghina beliau. Jangan sakit hati ya bong," ujar akun @tr3***.
"Semasa tinggal di KUNING, menjelek-jelekkan yang HIJAU dan MERAH. Pindah ke BIRU menjelek-jelekkan yang KUNING dan MERAH. Pindah ke MERAH menjelek-jelekkan BIRU dan WARNA LAINNYA. Manusia normal Tidak mungkin bisa melakukannya, kecuali bajing loncat," singgung akun @abd****.
Ada pula netizen lain yang meminta Ruhut untuk terus menyanjung Jokowi, siapa tahu akhir 2023 dapat jatah komisaris.
Baca Juga: Ruhut Sitompul 'Beraksi' Lagi! Kini Sebut Anies Tak Punya Prestasi di Jakarta: Biar Gak Salah Pilih
"Jilat terus hut siapa tau akhir 2023 dpt jatah komisaris...," cuit akun @ahmad******
Berita Terkait
-
Ruhut Sitompul 'Beraksi' Lagi! Kini Sebut Anies Tak Punya Prestasi di Jakarta: Biar Gak Salah Pilih
-
Ruhut Sitompul Kini Serang Anies, Diungkit Dulu Pernah Sindir Jokowi: Melawan Lupa!
-
Ruhut Sitompul Unggah Gambar Larang Pilih Pemimpin yang Didukung Organisasi Terlarang, Publik Geram: Agama mu Apa?
-
Ruhut Sitompul Sebut Anies Ganti Nama Rumah Makan Jadi Rumah Kenyang, Padahal Begini Faktanya
-
Pernah Ganti Nama Rumah Sakit hingga Jalan, Ruhut Sitompul Ledek Anies Baswedan: Mau Jadi Presiden RI?
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat
-
Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir
-
Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman
-
Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI
-
Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI
-
Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi
-
Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan
-
Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5
-
Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi
-
Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?