Ramai menjadi perbincangan aksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang resmi melarang ekspor bijih bauksit mulai bulan Juni 2023. Kebijakan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan industri olahan sumber daya alam di dalam negeri.
Lantas, seperti apakah fakta-fakta Presiden Jokowi yang melarang ekspor bijih bauksit yang merupakan 'harta karun' besar yang dimiliki Indonesia tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Turuti Keberhasilan Larangan Nikel
Kebijakan yang diambil oleh Presiden Jokowi ini menyusul adanya larangan yang dilakukan Pemerintah pada bijih nikel di tahun 2020 lalu yang disebut-sebut berhasil untuk menambah pendapatan negara dan juga untuk mendorong hilirisasi di dalam negeri.
2. Pendapatan Bertambah Rp 62 Triliun
Tidak hanya itu, Presiden Jokowi juga mengaku bahwa dari industrialisasi bauksit dalam negeri ini setidaknya pendapatan negara akan bertambah dari yang sebelumnya RP 21 triliun menjadi Rp 62 triliun.
3. Persiapan Industrialisasi Bauksit
Melansir dari berbagai sumber, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa industrialisasi bauksit dalam negeri sudah siap. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang akan melarang ekspor bauksit mulai bulan Juni 2023.
Airlangga menjelaskan bahwa saat ini kesiapan industri bauksit di dalam negeri ini sudah terdapat 4 fasilitas pemurnian yang existing dengan kapasitas alumina sebesar 4,3 juta ton.
Baca Juga: Tempat Hiburan Malamnya di Karanganyar Bakal Berhadapan dengan Rumah Jokowi, Ini Kata Pengelola
Tidak hanya itu, pemurnian bauksit dalam tahap pembangunan kapasitas inputnya adalah 27,41 juta ton dan kapasitas produksinya 4,98 ton.
4. Cadangan Bauksit RI Mencapai 100 Tahun dan Merupakan Terbesar Ke-6 di Dunia
Lebih lanjut, Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa setidaknya Indonesia mempunyai cadangan bauksit sebesar 3,2 miliar ton. Begitu pula dengan ketahanan bauksit Indonesia yang mencapai antara 90-100 tahun.
Melansir dari data Kementerian ESDM, setidaknya cadangan bauksit Indonesia saat ini merupakan 4 persen dari total cadangan dunia.
Begitu pula dengan produksi bauksit Indonesia yang tercatat sebesar 4,3 persen dari total produksi dunia.
Hal tersebut menempatkan Indonesia dengan cadangan bauksit nomor 6 terbesar di dunia setelah Guinea, Australia, Vietnam, Brasil, dan Jamaika. Maknanya, Indonesia mempunyai peran penting dalam penyediaan bahan baku bauksit dunia.
Berita Terkait
-
Tempat Hiburan Malamnya di Karanganyar Bakal Berhadapan dengan Rumah Jokowi, Ini Kata Pengelola
-
Viral 'Kembaran' Al-Nahyan Pakai Singlet Pada Pesta Pernikahan di Pati, Warganet: Sudah 1 Nih Anggotanya Nahyan
-
Halo Jokowi, Ini Usul Refly Harun Biar Tak Terus-terusan Dikambinghitamkan Soal Pemilu: Mudah Kan?
-
Keliling Kota Bogor, Presiden Jokowi Kunjungi Ibadah Natal Umat Kristiani
-
Geger Presiden Jokowi Dukung Ganja, Politikus PKB Buka Suara
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
-
Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos
-
Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'
-
Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam
-
Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor
-
Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis
-
Kronologis Dua Pesawat Tempur Amerika Serikat Tabrakan di Udara
-
Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!
-
Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi