Suara.com - Seorang pengemudi taksi online di Bali diduga secara tidak sengaja meninggalkan seorang turis asal Inggris di tengah jalan dan membawa pergi anak sang turis yang tertidur di dalam mobil.
Kepolisian Daerah Bali mengungkap kronologi kejadian yang menimpa WN Inggris bernama Shannahan Dervla Sarah yang ditinggal seorang pengemudi online saat hendak melakukan perjalanan dari Pecatu, Badung, menuju Menjangan, Gilimanuk, pada Minggu (25/12).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Komisaris Besar Polisi Stefanus Satake Bayu Setianto, mengatakan melalui keterangan tertulis pada Senin bahwa kejadian tersebut murni kesalahan komunikasi atau miskomunikasi antara pengemudi dan penumpang serta bukan merupakan tindakan pidana.
Dengan demikian, kejadian tersebut akhirnya ditangani secara kekeluargaan.
“Kejadian ini murni merupakan miskomunikasi, sehingga kami dari Polda Bali mengedepankan restorative justice, sehingga dengan mediasi dari kami, masalah ini dapat terselesaikan," ia menjelaskan.
Menurut Humas Polda Bali, kejadian tersebut bermula saat seorang pengemudi online aplikasi InDriver bernama Rizki Hartono mengantarkan Shannahan dari Pecatu, Badung, menuju Menjangan, Gilimanuk, pada pukul 21.00 WITA.
Saat itu, WNA tersebut hendak berpindah lokasi tempat menginap dengan anaknya yang bernama Khan Shannahan Shams Joseph Raheel.
Di tengah perjalanan, tepatnya di Tukad Belayu, Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, pengemudi menghentikan mobilnya untuk membersihkan kaca mobil yang berembun.
Dalam kondisi gelap, tanpa diketahui oleh pengemudi, Shannahan ikut turun untuk merenggangkan badan di belakang mobil.
Setelah selesai membersihkan kaca mobil, Rizki kembali melanjutkan perjalanan dan tidak menyadari bahwa penumpang tidak ikut bersama anaknya yang masih dalam keadaan tertidur di dalam mobil.
Ia baru mengetahui bahwa sang ibu tak ada di dalam mobil setelah satu jam perjalanan, tepatnya di Kota Negara, Kabupaten Jembrana.
Menyadari hal tersebut, Rizki berbalik arah ke lokasi di mana ia pertama kali menghentikan mobil tetapi tidak menemukan Shannahan.
Pengemudi tersebut kemudian berinisiatif kembali menuju tujuan awal (Menjangan) dengan asumsi bahwa penumpangnya telah menggunakan kendaraan lain.
Namun, WNA tersebut tidak ada di hotel tempat ia melakukan pemesanan. Sambil menunggu, driver juga memberikan nomor teleponnya kepada petugas Hotel Menjangan dengan harapan sang ibu akan menghubungi pihak hotel karena telah reservasi.
Sementara itu, usai ditinggal oleh mobil pesanannya, dalam kondisi panik karena anaknya masih di dalam mobil, Shannahan memohon bantuan warga sekitar untuk diantarkan menuju pos polisi terdekat.
Berita Terkait
-
Pamer Family Time, Ini 9 Potret Lesti dan Billar Ajak Baby L Main Bareng Lumba-lumba di Bali
-
Ini Pesan Khusus Shin Tae-Yong di Balik Gacornya Performa Ilija Spasojevic Vs Brunei Darussalam
-
Liburan Telah Tiba, Ini Daftar 10 Pantai di Dunia Paling Populer di TikTok, Ada Indonesia
-
Galungan 2023, Ini 13 Rangkaian Hari Raya yang Dilaksanakan Umat Hindu
-
Gangguan Sinyal! Live IG Ariel Noah dengan Luna Maya
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional
-
Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI