Suara.com - Peningkatan volume kendaraan yang terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek membuat PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) segmen Sadang sampai dengan Kutanegara arah Jakarta.
Langkah tersebut disampaikan Direktur Utama PT JSS Charle Lendra di Purwakarta, Jawa Barat pada Minggu (1/1/2023).
"Pengalihan arus lalu lintas ke jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan dilakukan, karena volume lalu lintas susun (simpang susun) Dawuan Kilometer 66 ke arah Jakarta terpantau tinggi," katanya seperti dikutip Antara.
Lalu lintas susun Dawuan Kilometer 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, sebut Charles, merupakan titik pertemuan lalu lintas dari arah Bandung yang melewati Jalan Tol Cipularang dan arus lalu lintas dari arah Trans Jawa, sehingga menyebabkan volume kendaraan tinggi.
"Jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan dibuka atas diskresi kepolisian," kata dia.
Jumlah lalu lintas di simpang susun Dawuan Kilometer 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta yang terjadi pada hari Minggu ini melebihi indikator untuk dilakukan pengalihan ke jalur fungsional, yakni sekitar 6.500 kendaraan per jam.
"Kami juga memantau tidak ada kepadatan lalu lintas di jalan provinsi (jalan industri) setelah akses keluar dari jalur fungsional," ujar Charles.
Charles mengemukakan, jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan dibuka hanya untuk kendaraan kecil/golongan I (nonbus) dengan kecepatan maksimal 60 kilometer per jam.
Sedangkan, jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan menjadi salah satu alternatif pengguna jalan dari arah Bandung menuju Jakarta.
Pengguna jalan dari arah Bandung bisa masuk jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan segmen Sadang-Kutanegara melalui Kilometer 77 plus 100 Jalan Tol Cipularang arah Jakarta, dan keluar melalui Gerbang Tol Kutanegara untuk melanjutkan perjalanan melalui jalan provinsi.
"Selanjutnya, untuk menuju arah Jakarta pengguna jalan dapat masuk kembali ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol Karawang Timur 1 atau Gerbang Tol Karawang Barat 1," ujar dia pula.
Penggunaan jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan segmen Sadang sampai dengan Kutanegara tidak dikenakan tarif, namun pengguna jalan tetap harus menempelkan kartu e-Tol di Gerbang Tol Kutanegara.
Di gerbang tol tersebut pengguna jalan akan dikenai tarif Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Padalarang-Cileunyi jika melakukan perjalanan dari Gerbang Tol Padaleunyi dengan tarif yang sama bila pengguna jalan keluar melalui Gerbang Tol Sadang Jalan Tol Cipularang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?