Suara.com - Presiden Joko Widodo akan mengakhiri masa jabatannya tahun 2024 mendatang. Kini nama-nama kandidat yang akan menggantikannya sudah mulai ramai diperbincangkan publik.
Salah satunya eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah dideklarasikan oleh Partai NasDem. Namun langkah politik Anies menuju 2024 disinyalir bakal penuh rintangan, bahkan bisa jadi rawan dijegal.
Potensi inilah yang dibahas oleh pengamat politik Refly Harun. Ahli hukum tata negara itu menilai Anies bisa dijegal dengan menghalangi pembentukan Koalisi Perubahan yang akan mengusungnya.
"Ada faktor lain yang sekarang sedang diupayakan, yaitu bagaimana menjegal koalisi ini," ungkap Refly, dikutip dari kanal YouTube-nya, Senin (2/1/2023).
Sebagai informasi, Koalisi Perubahan sedianya akan dibentuk oleh Partai NasDem bersama oposisi pemerintahan Jokowi, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.
Menurut Refly, ada beberapa skenario yang dipertimbangkan Istana untuk menjegal Anies, termasuk dengan mencatut nama kandidat capres lain seperti Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
"Ini analisis saya ya. Jokowi berharap Anies tidak bisa memenuhi kuota 20 persen, entah dengan cara merayu NasDem agar kembali ke pangkuan bapak," terang Refly.
"Merayu Demokrat dengan iming-iming tinggi, yaitu AHY wapresnya Ganjar misalnya. Dengan merayu PKS dengan iming-iming tinggi Aher menjadi wakil presidennya Prabowo dan diyakinkan bahwa Prabowo punya peluang untuk menang juga," imbuhnya.
Atau kemungkinan terakhir adalah Istana akan mendiamkan pembentukan Koalisi Perubahan dan akan mengambil tindakan terhadap Partai NasDem nanti.
Baca Juga: Ganjar Pugar Rumah Kader PDIP Pakai Uang Zakat, Refly Harun Pertanyakan Kejujuran Baznas
Namun kemungkinan terakhir ini, menurut Refly, baru bisa terjadi bila Partai NasDem benar-benar resmi mendeklarasikan Anies bersama Koalisi Perubahan. Hal itu juga yang diduga menjadi alasan Koalisi Perubahan belum dideklarasikan hingga sekarang.
"Agar Presiden Jokowi juga tidak mengambil tindakan apa-apa, karena NasDem tetap ingin kadernya ada di pemerintahan selama mungkin, syukur-syukur sampai akhir masa jabatan," ucap Refly.
"Teorinya begini, seandainya sampai pada saat pemilihan nanti dan ternyata NasDem menang dengan Anies Baswedan, maka belum tentu juga NasDem akan ditendang oleh Presiden Jokowi dalam sisa masa jabatan, karena sama saja itu meninggalkan luka yang akan dibalas dendam barangkali," pungkas Refly.
Tag
Berita Terkait
-
Pantas NasDem Berani Usung Anies, Ternyata Punya 'Kartu AS' hingga Bikin Jokowi Ketar-ketir
-
Sumur Resapan Buatan Anies Makan Korban Lagi, Kali Ini Truk Molen Terperosok
-
'Demi Kemenangan' Golkar Disarankan Segera Naturalisasi Ganjar Pranowo: PDIP Tetap Puan?
-
Blunder Ganjar Soal Dana Baznas untuk Renovasi Rumah Kader PDIP, Rocky Gerung: Itu Sebenarnya Money Politics
-
Warung Makan Didatangi Jokowi, Penjual Ungkap Permintaan Khusus Presiden: Enggak Mau Masuk Kalau..
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup
-
Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!
-
Tinggalkan Arsenal, Leandro Trossard Gabung Besiktas dengan Kontrak 3 Tahun
-
5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
-
90 Menit yang Mengungkap Identitas Asli Inggris dan Argentina
-
Bawa Kendaraan Pribadi pada Hari Rabu, ASN Jaksel Bakal Kena Teguran Lisan
-
3 HP Android dengan Fitur Dynamic Island ala iPhone, Mulai Rp2 Jutaan
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai hingga Daging Ayam Turun, Daging Sapi dan Minyak Kemasan Melonjak