Suara.com - Masjid Al Jabbar di Gedebage, Kota Bandung menjadi ikon baru Provinsi Jawa Barat. Tidak hanya menjadi tempat ibadah, masjid ini digadang-gadang bisa menjadi tujuan wisata. Terdapat beberapa fakta Masjid Al Jabbar yang menarik untuk diketahui.
Fakta Masjid Al Jabbar yang umum diketahui orang-orang adalah desainnya dirancang oleh Ridwan Kamil. Baru-baru ini Masjid Al Jabbar telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Jumat (30/12/2022).
Lalu apa lagi informasi menarik lain seputar Masjid Al Jabbar? Simak penjelasan fakta Masjid Al Jabbar berikut.
1. Arsitek Masjid Al Jabbar
Ridwan Kamil adalah arsitek dari Masjid Raya Al Jabbar. Desainnya telah dibuat sejak ia menjabat sebagai Wali Kota Bandung.
Proses groundbreaking masjid ini dilakukan di era Gubernur Ahmad Heryawan.
2. Kisah Dibalik Pembangunan
Ada kisah dibalik pembangunan Masjid Al Jabbar ini sampai membuat ibu Ridwan Kamil terharu.
"Maci, Ibunda tercinta, meneteskan air mata terharu ketika hadir melihat selesainya Masjid Al Jabbar. Beliau mengingat perdebatan Ayah dan anak, dimana saya keukeuh (teguh) ingin masuk teknik kimia, sementara almarhum Ayah ingin saya masuk arsitektur," cerita Ridwan Kamil seperti dikutip penulis dari akun Instagram @ridwankamil pada Kamis (29/12/2022).
Baca Juga: Resmi Dibuka untuk Umum, Masjid Al Jabbar Viral hingga Ramai Dikomentari Warganet
Masih dalam keterangannya, Ridwan Kamil menuturkan bahwa Ibundanya mengatakan salah satu alasan dari keinginan sang Ayah, salah satunya adalah manfaat yang didapat dari ilmu arsitek tersebut, yaitu berupa pembangunan yang bermanfaat.
3. Biaya Pembangunan
Pembangunan Masjid Al Jabbar menghabiskan biaya hingga Rp 1 triliun secara keseluruhan. Secara keseluruhan, masjid ini dapat menampung jamaah hingga 60.000 orang.
Masjid Al Jabbar memiliki luas area 25.997 hektare dan menampung jamaah hingga mencapai 33.000 orang di bagian dalam bangunannya.
4. Fasilitas Masjid Al Jabbar
Selain ruang sholat, Masjid Al Jabbar memiliki fasilitas manasik haji, penginapan, perpustakan, ruang pertemuan, hingga museum.
Berita Terkait
-
Resmi Dibuka untuk Umum, Masjid Al Jabbar Viral hingga Ramai Dikomentari Warganet
-
Update Peringatan Dini Tiga Harian Hujan Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat, Berikut Penjelasannya
-
Pemprov Jawa Barat Minta Warga Waspada dan Jaga Prokes Meski PPKM Dicabut
-
Daftar Wilayah di Jawa Barat yang Berpotensi Diterjang Cuaca Ekstrem Selama Januari 2023
-
Viral Bocil Berenang di Kolam Masjid Raya Al Jabbar, Ada Aturannya Enggak Sih?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah