- Menteri Sosial akan menjatuhkan sanksi tegas berdasarkan PP 94 Tahun 2021 bagi pegawai yang mangkir usai cuti Idulfitri 2026.
- Kemensos menerapkan pemotongan tunjangan kinerja sebesar tiga persen per hari bagi pegawai tidak masuk tanpa keterangan.
- Sebanyak 2.708 ASN Kemensos absen tanpa keterangan pada hari pertama kerja pasca libur lebaran.
Suara.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas bagi pegawai ASN di Kementerian Sosial yang tidak disiplin kerja, terutama apabila mangkir tanpa keterangan usai cuti bersama Idulfitri 2026.
Ia menyebut sanksi akan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
“Jadi hukuman itu bisa hukuman disiplin ringan, hukuman disiplin sedang, atau hukuman disiplin berat. Ini perlu kami sampaikan sekaligus sebagai pembelajaran buat seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Sosial bahwa kami punya pengawasan dan kami punya alat untuk bisa mengukur tingkat kedisiplinan para pegawai di lingkungan Kementerian Sosial,” ucap Gus Ipul usai melakukan sidak di kantor pusat Kemensos, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Selain sanksi administratif, Kemensos juga akan menerapkan pemotongan tunjangan kinerja (tukin) bagi pegawai yang terbukti tidak hadir. Besaran potongan ditetapkan langsung berdasarkan jumlah hari ketidakhadiran.
Pegawai yang absen akan dikenai pemotongan tukin sebesar 3 persen per hari untuk setiap kali tidak masuk kerja tanpa keterangan.
Langkah ini diambil menyusul temuan adanya 2.708 pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan pada hari pertama kerja, Rabu (25/3), meski masih diberlakukan work from anywhere (WFA).
Gus Ipul menegaskan penegakan disiplin akan dilakukan secara sistematis dan terbuka. Selain mengenai kehadiran jam kerja, ia juga menyinggung potensi pelanggaran lain di masa pascalebaran, termasuk risiko gratifikasi.
Ia memastikan belum ada laporan yang masuk. Namun begitu, ia membuka ruang bagi publik untuk ikut mengawasi.
“Saya mengundang semua pihak jika melihat, jika menyaksikan ada hal-hal tersebut (pelanggaran) di lingkungan Kementerian Sosial, silakan bisa langsung dilaporkan kepada kami lewat command center kami, lewat WA center kami, atau lewat saluran-saluran yang sudah kami buat,” pungkasnya.
Baca Juga: Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
Dari total 46.090 ASN Kemensos di seluruh Indonesia, sebanyak 2.708 orang atau sekitar 5 persen tercatat tidak hadir tanpa keterangan. Selain itu, hanya 3.683 pegawai yang bekerja dari kantor (work from office), sementara 5.071 bekerja dari mana saja (work from anywhere) dan 34.284 menjalankan skema flexible working arrangement.
Berita Terkait
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
WFA Pasca Lebaran: Cara Halus Negara Bilang "Santai Dikit Tapi Tetap Kerja"
-
Usai Libur Lebaran, Pemprov DKI Jakarta terapkan WFA
-
Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar
-
WFH 1 Hari Sepekan Usai Lebaran, Benarkah Hanya untuk ASN? Simak 5 Faktanya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak