Suara.com - Rasa duka terpancar begitu mendalam dari wajah Paimin (72), saat mendengar kabar Dewi, anak ketiganya dibakr hidup-hidup oleh M Ridwan, mantan suaminya sendiri.
Paimin menuturkan, Dewi telah menikah siri dengan Ridwan selama 17 tahun. Mereka juga telah dianugrahi 3 orang anak.
Selama menikah selama belasan tahun itu, kata Paimin, Dewi tidak pernah dinafkahi oleh Ridwan. Lantaran Ridwan merupakan seorang pengangguran.
“Pengangguran. Dia (Ridwan) enggak kerja. Anak saya malah yang kerja,” kata Paimin, saat ditemui di kediamannya, Kamis (5/1/2023).
Dalam kesehariannya, Paimin melanjutkan, Ridwan selalu makan dari anaknya. Bahkan terkadang, Dewi membungkuskan nasi dari rumah orangtuanya untuk Ridwan.
“Kadang dia makan tuh dibawain dari sini. Si Dewi kadang bungkusin nasi buat suaminya. Pagi kemari, bungkusin nasi. Sore juga bungkusin nasi,” ungkapnya.
Paimin menambahkan, selama ini ketiga anak Ridwan juga selalu ia berikan uang hingga anak itu besar.
“Anak-anaknya juga saya yang nanggung,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Dewi (38) masih terbaring lemah di kamar perawatan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) usai dibakar hidup-hidup oleh mantan suaminya yang menikahinya secara siri, M Ridwan.
Adapun peristiwa ini terjadi di jembatan Jalan Jelambar Aladin, Penjaringan Jakarta Utara, pada Rabu (4/1/2023) sekira pukul sekira 19.00 WIB.
Orang tua korban, Paimin (72) mengatakan saat kejadian ia sedang di rumah. Saat itu RT setempat memberi kabar tentang musibah yang menimpa anaknya.
“Pak RT tiba-tiba nyamperin ngasih kabar kalau Dewi dibakar,” kata Paimin, saat ditemui di kediamannya, Rabu (4/1/2023).
Sontak kabar tersebut membuat Paimin terkejut. Yang lebih mengejutkan lagi ternyata menurut saksi di sekitar lokasi, kata Paimin, yang membakar Dewi merupakan mantan suaminya sendiri, Ridwan.
Saat itu, Paimin melanjutkan, Dewi yang telah bercerai dengan Ridwan 2 bulan lalu sedang duduk bersama kekasih barunya Sobari. Dewi sendiri, kata Paimin, baru menjalin asmara dengan sobari sebulan terakhir.
“Cerai sudah 2 bulanan. Pacaran lagi baru sebulanan lah,” kata Paimin.
Berita Terkait
-
Pengakuan Warga yang Menggerebek Rozy dan Mertua: Berdua Dalam Ruangan Tertutup, Kondisi Telanjang
-
Kronologi Wanita Disiram Bensin dan Dibakar Hidup-hidup di Jakut Versi Polisi
-
Dewi Derita Luka Bakar dari Wajah hingga Pantat, Pacarnya Tewas Dibakar Hidup-hidup Mantan Suami
-
Rozy Lebih Nyaman dengan Mertua Dibanding Norma Risma: Yang Merhatiin Saya Malah Ibunya, Nyuciin Baju, Kerja Dibekelin
-
Tak Terima, Sosok Rozy Zay Hakiki Muncul dan Tuntut Norma Risma ke Jalur Hukum
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar