Suara.com - Polisi berpangkat Kombes dengan inisial YBK diringkus aparat dari Polda Metro Jaya terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Kombes YBK merupalan anggota yang bertugas di Badan Pemeliharaan Keamanan (Barhakam) Polri.
Kabar penangkapan terhadap Kombes YBK dibernakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan. Kata dia, Kombes YBK sempat bertugas sebagai Dirpolair Polda Papua.
"Saya membenarkan bahwa itu hasil penindakan dari Serse Narkoba Polda Metro Jaya. Yang bersangkutan (dinas) di Baharkam. Mantan Dirpolair Polda Papua, sekarang di Baharkam," kata Zulpan kepada wartawan, Sabtu (7/1/2023).
Terpisah, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa mengatakan pihaknya menyita barang bukti berupa sabu dari tangan Kombes YBK. Penangkapan terhadap yang bersangkutan berlangsung di sebuah hotel di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (6/1/2023) kemarin sekitar pukul 15.36 WIB.
"Barang buktinya sabu," kata Kombes Mukti.
Mukti menbahkan, Kombes YBK ditangkap bersama seorang perempuan berinsial R. Sosok itu merupakan rekan dari Kombes YBK.
"Itu temannya saja. Sekarang dua-duanya sudah ada di Polda," beber dia.
Ketika penggeledahan berlangsung, polisi menemukan dua klip sabu di kamar hotel yang ditempati oleh Kombes YBK. Dua klip itu masing-masing seberat 0,5 gram dan 0,6 gram.
"Barbuknya (barang bukti) 0,5 gram sama O,6 gram (sabu). Jadi ada dua barbuk," beber Mukti.
Baca Juga: Angela Dimutilasi Secara Keji, Ini Permintaan Khusus Keluarga Korban untuk Pelaku
Saat ini Kombes YBK dan R telah dibawa ke di Polda Metro Jaya. Mereka berdua hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif.
Berita Terkait
-
Selama 2022, BNN Banda Aceh Rehabilitasi 13 Penyalahgunaan Narkoba
-
Sadis! Sepasang Kekasih Dibakar Hidup-hidup, Pelakunya Ternyata Mantan Suami yang Cemburu
-
Rekaman Detik-detik Penangkapan Anak Gembong Narkoba Meksiko: Penuh Baku Tembak, Penumpang Ketakutan
-
Angela Dimutilasi Secara Keji, Ini Permintaan Khusus Keluarga Korban untuk Pelaku
-
Biadab! Begini Cara Ecky Habisi Nyawa Angela Sebelum Akhirnya Dimutilasi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas