- Polda Metro Jaya melaksanakan Program Bang Jasri serentak pada Senin (23/2/2026) meliputi bersih masjid dan bagi takjil Ramadan.
- Kegiatan ini wujud kehadiran Polri, seperti di Kepulauan Seribu dan Jaktim, untuk memberikan manfaat sosial masyarakat.
- Gerakan dipimpin Kapolda Irjen Asep Edi Suheri untuk menata lingkungan dan membangun budaya bersih sesuai arahan Presiden.
Suara.com - Jajaran Polda Metro Jaya menggelar Program Bang Jasri atau Bhayangkara Jakarta Asri secara serentak di seluruh wilayah hukum, Senin (23/2/2026). Kegiatan diisi dengan bersih-bersih masjid hingga bagi-bagi takjil selama Ramadan 1447 H.
Di wilayah Polres Kepulauan Seribu, personel Polres dan Polsek jajaran membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari ruang salat, tempat wudhu, halaman hingga fasilitas umum lainnya.
Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Kegiatan bersih-bersih masjid ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang bermanfaat langsung bagi warga,” ujar Argadija kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan serupa juga dilaksanakan Polres Metro Jakarta Timur di Masjid Jami Assalafiyah Pangeran Jayakarta, Jatinegara Kaum, Pulo Gadung. Sebanyak 49 personel gabungan Polres dan Polsek dipimpin Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal turun langsung membersihkan masjid, termasuk area sekitar dan Makam Pangeran Jayakarta.
Selain membersihkan tempat ibadah, petugas juga melakukan pengecatan dinding dan pemasangan papan petunjuk akrilik. Menjelang berbuka puasa, polisi membagikan 200 paket takjil kepada warga di Jalan Jatinegara Kaum, kemudian dilanjutkan buka puasa bersama tokoh agama dan masyarakat.
Alfian menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan menjaga stabilitas kamtibmas selama Ramadan.
Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan seperti pencurian rumah kosong, balap liar, penyalahgunaan narkoba, serta penyebaran hoaks di media sosial.
Instruksi Kapolda
Baca Juga: Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
Sebelumnya banyak 650 personel gabungan telah lebih dahulu membersihkan kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, pada Kamis (19/2/2026). Gerakan “Bang Jasri” atau Bhayangkara Jakarta ASRI itu dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.
Personel yang dilibatkan terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta jajaran Polri. Mereka membersihkan tumpukan sampah dan merapikan area kolong tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.
Asep mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujar Asep kepada wartawan.
Asep menyebut, gerakan “Bang Jasri” akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar sejumlah titik lain yang dinilai membutuhkan penataan lingkungan.
Program ini menurutnya sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan agar gerakan ASRI diwujudkan dalam aksi nyata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah
-
Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan