Suara.com - Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bersama mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menghadiri haul ke-26 KHR Zamruddin, Mlangi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menurut Cak Imin, sosok Kiyai Zamruddin merupakan sebagai sosok luar biasa.
Cak Imin mengatakan, Kiyai Zamruddin telah mewariskan ilmu serta lembaga pendidikan berupa Pondok Pesantren Al Falahiyyah di Dusun Mlangi Kalurahan Nogotirto Gamping, Sleman.
"Kiai Zamruddin ulama yang memberikan warisan luar biasa bukan kepada zuriyahnya, tetapi memberikan warisan ilmu yang besar dan lembaga pendidikan yang insyaallah penuh berkah ini kepada kita semua," kata Cak Imin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/1/2023).
"Kami hadir dalam rangka menguatkan batin kita agar kita saget (bisa) melanjutkan warisan Romo Kiai Zamrudin dengan istikamah," sambungnya.
Ia menyampaikan, ilmu yang diajarkan serta tradisi di Pesantren adalah modal tak ternilai. Sebab, kata dia, di dalamnya terkandung ajaran, nilai dan spirit serta norma yang dibingkai dalam basis perjuangan Islam Ahlussunnah wal Jemaah al-Nahdliyyah.
"Karena kelengkapan warisan itu mulai inspirasi, teori, ajaran-ajaran cukup menjadi modal kita dalam mengelola hidup. Karena pada dasarnya tujuan kehidupan keumatan dan kebangsaan dimulai dari membangun kehidupan keluarga yang sangat kecil," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh umat atau masyarakat untuk senantiasa bersyukur melihat Pesantren Mlangi yang hingga kini terus tumbuh dan berkembang.
"Dan ini termasuk keberkahan yang kita nikmati, keberkahan merawat ilmu yang luar biasa dan amat sangat cukup menjadi modal kita berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," kata dia.
Baca Juga: Tanggapan Prabowo soal Survei Tempatkan Dirinya Jadi Cawapres: Siapa yang Suruh Nanya Itu?
Acara haul yang digelar Jumat (6/1) tersebut turut hadir Ketua DPP PKB Bidang Pendidikan dan Pesantren KH Yusuf Chudlory, Wabendum DPP PKB Bambang Susanto, Ketua DPW PKB DIY Agus Sulistyono, Sekwil DPW PKB DIY Umaruddin Masdar, dan Sekwil DPW PKB Jateng Sukirman.
Berita Terkait
-
Tanggapan Prabowo soal Survei Tempatkan Dirinya Jadi Cawapres: Siapa yang Suruh Nanya Itu?
-
Prabowo Tegaskan Sosok Cawapresnya Bakal Dibicarakan Bersama PKB
-
Profil Muhaimin Iskandar, Pimpinan DPR Termuda yang Digadang Maju Pilpres 2024
-
Komunikasi Gerinda-PKB Mandek, Prabowo Disebut Takut Kalah Jika Berpasangan dengan Cak Imin
-
Komunikasi dengan Gerindra Mandek, PKB Bakal Merapat ke Koalisi Perubahan Dukung Anies?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?